Seunit mobil memasuki pekarangan rumah Ranti. Dimas yang menjemput Naura di toko, sengaja mengantarkan dahulu kakak iparnya. Begitu mobil terparkir, Irma yang pikirannya sedang kusut pun langsung keluar dari mobil. Hingga, mata sendunya melihat motor Andre sudah terparkir di depan rumah sebelah.
Embusan napas kasar keluar dari mulut Irma, gurat kekecewaan terlihat jelas di wajah wanita yang tak banyak bicara semenjak perselisihannya dengan Andre di depan toko. 'Bahkan dia sudah pulang duluan, tanpa mau menjemputku.' Ingin sekali ia menangis, mendapati Andre menjadi acuh, padahal lelaki itu sudah berjanji seharian ini lelaki itu akan memberikan waktu luangnya untuk Irma.
Naura baru saja keluar dari mobil, saat melihat Irma sedang menatap sendu motor berwarna merah. Dengan segera, ia mendekati dan merangkul sang kakak, lalu mengajaknya masuk ke dalam rumah.
"Enggak usah diambil hati, apalagi sampai pecahin telur." Naura menggoda si kakak yang langsung mendapat delikkan Irma.
"Dia cuma butuh waktu sebentar. Cemburu itu wajar tandanya dia cinta sama kakak. Nanti juga dia yang duluan nyamperin, Kakak." Naura kembali berujar, mencoba menghibur Irma. "Kalau dia kelewat batas, nanti aku sendiri yang bakal nampol dia," lanjutnya sembari memamerkan rentetan gigi putihnya yang dihiasi si ginsul, membuat senyum Naura semakin manis.
"Tapi kenapa dia gak mau dengerin penjelasan kakak? Maen ngambek gak jelas kayak anak kecil." Irma masih tak habis pikir, lelaki yang biasanya bersikap dewasa dan berpikir secara logis, berubah menjadi tukang merajuk.
"Mungkin dia mau disogok sama permen seember," timpal Naura lagi.
Spontan, Irma mengerucutkan bibirnya begitu mendengar ucapan Naura. "Emang dia anak kecil?"
"Kan kakak sendiri yang bilang dia kayak anak kecil, siapa tahu kalau dikasih permen langsung sembuh."
"Kalau dia gak butuh permen seember, cukup satu aja yang diemut bareng-bareng pasti langsung luluh ngambeknya." Tiba-tiba Dimas juga ikut menimpali ucapan Naura diserta…
Janda Cantik Milik Pak Polisi
71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 168 Episodes
Comments
Romauli Siahaan
terlalu panjang alur ceritanya
2021-12-01
0
Hartin Marlin ahmad
sepertinya itu ryan,kalau andre kan membeli mawar bukan lili,wah ada yang akan marah ni
2021-10-17
0
Fitri
keren 👏 keren 👏 keren 👏
2021-10-16
0