"Jangan bilang kau menceraikan Elsa untuk kembali kepada kakakku?" Naura yang sedang berbaring sembari mangut-mangut mendengarkan perkataan Ryan, seketika langsung bangun dengan suara yang menggema di ruang tamu setelah mendengar Ryan menceraikan Elsa, dan berhasil membuat Ryan tersentak dengan telinga yang terasa pengang. Suara cempreng Naura, masuk semua ke telinga lelaki itu tanpa filter. Aura dingin kembali terpancar. Naura menatap Ryan dengan begitu dingin.
'Apa aku salah bicara lagi? Kenapa malah jadi gini?' Ryan bertanya pada dirinya sendiri. Mendapat tatapan menusuk dari Naura, menjadikan Ryan serba salah.
"Apa kau menceraikan Elsa untuk bisa kembali kepada Kak Irma?" Naura mengulangi pertanyaannya dengan tatapan yang semakin menusuk.
"Tidak, Ra. Tidak ada niatan seperti itu," sanggah Ryan yang mulai ketakutan dengan sorot mata mematikan dari wanita di hadapannya. "Sumpah!" ujar Ryan lagi, menyadari Naura tidak berhenti menatapnya, bahkan wanita itu sanggup tak berkedip sama sekali.
Benar-benar menakutkan itulah sosok Naura saat ini bagi Ryan. Ryan dibuat tak berkutik oleh sikap Naura, hingga sebuah suara terdengar sangat nyaring.
'Perutku memang lapar, tapi tidak berdemo sekencang itu.' Ryan berucap dalam hati, begitu mendengar bunyi krucuk cacing minta makan. Tawanya pun hampir pecah, saat menyadari perut siapa yang berbunyi. Akan tetapi, sebisa mungkin tawa itu segera ia tahan sebelum wanita itu menyadarinya dan kembali mengaung.
"Aku lapar," ucap Naura sembari memegangi perutnya yang terus berbunyi.
"Kakak cuma bisa masak mi dan telur ceplok saja. Apa kamu mau?" Ryan menawarkan jasa dan dijawab anggukkan Naura. "Kalau begitu tunggu di sini!" lanjut Ryan sembari mengusap pucuk kepala ibu hamil itu, lalu beranjak menuju dapur.
Sementara itu, Naura hanya mengiakan ucapan Ryan dengan anggukkan. Rasa lapar yang melanda membuat singa betina itu menjinak begitu saja. Bagai kerbau yang dikocok hidungnya, ia menurut dengan ucapan Ryan.
Ryan kembali meng…
Janda Cantik Milik Pak Polisi
89
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 168 Episodes
Comments
Samsuna
kecoa😂😂😂😂
2021-11-28
0
Surtinah Surtinah
❤😂
2021-11-04
0
Hartin Marlin ahmad
wahaha.....😃😃😂😂😂 masak membunuh kecoa aja harus heboh satu rumah
2021-11-04
0