"Mati kau!" Suara itu terdengar beberapa kali terucap dari sebuah ruangan. Andre yang tahu persis suara siapa yang berucap langsung bergegas menuju sumber suara yang belum tahu keberadaannya. Dengan tergesa-gesa lelaki yang masih berseragam polisi itu, menyeret kakinya mencari di mana suara itu berasal. Hati Andre semakin dibuat tak karuan, mendengar kata 'mati' dan suara pukulan semakin jelas begitu ia hampir sampai di sebuah ruangan.
"Ra, apa yang kau lakukan?" gumam Andre begitu sampai di ruangan yang ternyata merupakan ruang makan yang menyatu dengan dapur.
Andre terpaku di sana, tubuhnya terasa lemas seketika. Ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Mungkinkah, si ibu Bhayangkari akan terjerat kasus karena masalah yang sedang menimpa Irma dan keluarganya? Bagaimana pertanggungjawabannya kepada sang sahabat? Apa yang akan terjadi dengan Dimas? Semua berkecamuk di kepala Andre.
"Ra, apa yang kamu lakukan?" tanya Andre lagi dengan suara yang lebih tinggi, menghampiri Naura yang memegang tongkat dan tampak Ryan tengkurap didekatnya dengan sebagian tubuhnya berada di bawah meja.
"Akhirnya mati juga!" Naura tersenyum puas dengan tongkat yang masih di tangan. "Eh, kakak iparku datang juga. Kau telat datangnya!" Naura menoleh ke arah suara yang bertanya kepadanya dengan senyum yang masih terukir.
"Ra, apa yang kamu lakukan? Kamu bisa masuk penjara." Andre merampas tongkat dari tangan Naura dan melemparnya sembarang arah. "Bukan seperti ini cara menyelesaikan masalah, Ra? Ini malah menambah masalah. Sekarang apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku memborgol calon adik iparku sendiri?"
Andre tampak begitu frustrasi. Kejahatan di depan mata dan calon adik iparnya sebagai pelaku. Apa yang harus dilakukannya sebagai seorang polisi yang tidak boleh pandang bulu. Sementara itu, Naura malah dibuat kebingungan oleh ucapan Andre.
"Kamu ngomong apa, sih?" tanya Naura yang masih merasa tidak bersalah.
"Ra, jangan bercanda! Ini tidak lucu. Kamu menghabisi orang dan mala…
Janda Cantik Milik Pak Polisi
85
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 168 Episodes
Comments
Afrianida Rina
sehat selalu buat author & debaynya..
di tunggu klanjutannya ya author
2021-11-01
0
Heriana
aduh aduh andre jangan pusing
2021-11-01
0
Hartin Marlin ahmad
semoga di beri kesehatan terus thor,aku selalu menanti untuk up lagi
2021-11-01
0