Dimas tiba di depan ruang Naura, saat dokter baru saja pergi setelah memberitahu keadaan Naura. Semua keluarga tampak bernapas lega, mereka saling merangkul dan mengucap syukur atas kabar yang mereka dapat. Masa kritis Naura sudah terlewati dan sudah bisa dijenguk. Ranti pun langsung bergegas masuk ke ruangan untuk menemui anak bungsunya.
Semenatara itu, Andre yang menyadari kehadiran Dimas pun langsung menghampiri lelaki itu dan merangkulnya. "Alhamdulilah, Dim, istrimu sudah melewati masa kritisnya."
Angin segar kembali berembus ke kepala Dimas yang masih syok karena mimpi buruk. "Kamu tidak bohong, kan?"
"Dokter sendiri yang bilang kalau Naura sudah melewati masa kritisnya. Kita tinggal menunggu dia sadar dan semua akan baik-baik saja."
"Alhamdulilah ...." Begitu mendengar penuturan Andre, Dimas langsung mengucap syukur sembari membalas rangkulan sang sahabat, kemudian memeluk Ana dan Bambang.
"Aku ingin menemui istriku," gumam Dimas sembari terus berjalan mendekati pintu untuk masuk, tetapi dicegah oleh Andre.
"Dokter hanya mengizinkan satu orang saja yang masuk. Kamu bisa masuk setelah Mamah Ranti keluar. Tunggu sebentar! Yang penting Naura sudah tidak apa-apa." Andre mencoba memberi penjelasan.
Dimas mengangguk. Mendengar Naura telah berhasil melewati masa kritis saja sudah membuatnya lega. Ia tidak boleh egois, walau bagaimanapun, Ranti adalah ibu kandung dari belahan jiwanya. Wanita itu juga pasti merasakan ketakutan luar biasa atas yang menimpa sang anak.
***
Di ruangan serba putih dengan berbagai alat penunjang medis yang tersedia, kini Dimas berada. Dadanya terasa sesak dan hati pun teramat sakit melihat sang belahan jiwa terbaring tak sadarkan diri dengan selang-selang medis yang terpasang di beberapa bagian tubuh wanita yang terlelap dengan begitu damai.
"Sayang, ini aku!" Dimas duduk di kursi samping ranjang si istri dengan tangan yang menggenggam tangan Naura dan terus menghujaninya dengan ciuman. "Sayang, anak kita sudah lahir dia seorang prin…
Janda Cantik Milik Pak Polisi
122
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 168 Episodes
Comments
Samsuna
Nadia saiko
2022-01-11
0
Hartin Marlin ahmad
dasar gila nadia,masukkan aja dia ke rumah sakit jiwa,sadarkan naura thor kasihan dimas dan bayinya
2021-12-03
0
Tha Ardiansyah
makannya akhiri sekarang juga, kan jadinya berbuntut panjang
2021-12-03
0