Raja bersyukur karena mendapatkan gadis yang perhatian padanya dan baik hati walaupun mereka akan menikah tanpa adanya cinta dan kasih sayang dari keduanya.
"Ya Allah… kalau gadis kecil ini yang akan menjadi pendampingku hingga tutup usiaku maka dekatkanlah dia padaku ya Allah… dan satukanlah kami di dalam hubungan halal yang Engkau ridhoi."
Setelah mereka sarapan, Pak Heru dan Azalina pamit untuk pulang karena perawat yang bertugas untuk menjaga Raja sudah datang ke rumah sakit.
"Raja, kami pamit pulang dulu, insya Allah besok pagi kami akan datang saat kalian akan menikah," ucap Pak Heru pamannya Azalina.
"Makasih banyak atas semuanya paman, saya sangat menyukai masakan istrinya Paman," balasnya dengan senyumannya.
Azalina hanya tersenyum ke arah Raja dan langsung pulang tanpa mengucapkan kata pamit terlebih dahulu. Azalina cukup segan dan malu untuk bersalaman atau pun lebih dekat dari waktu dia menyuapkan makanan untuk Raja. Hatinya masih enggan untuk berdekatan dengan Raja karena belum ada hubungan yang mengikat mereka.
Tinggallah Raja seorang diri, dia masih merenungi nasibnya dengan menatap nanar ke arah luar jendela, "Semoga ini awal yang baik untuk semuanya."
Azalina mengambil sepedanya yang terparkir di tempat biasa. Dia masih memikirkan keputusannya dan apa yang akan dia katakan jika suatu saat nanti Anjas pulang.
Azalina tidak langsung pulang ke rumahnya, malah dia mengayuh sepedanya ke Pantai. Dia ingin mengingat terakhir kalinya kebersamaannya bersama dengan Anjas. Azalina sudah bertekad dan memutuskan untuk tidak akan mengungkit atau pun mengingat kembali masa kebersamaannya sewaktu mereka pacaran, walaupun hal itu sangat sulit untuk dia lakukan.
Angin sepoi-sepoi menyambut kedatangannya, angin itu menerpa wajahnya dan menerbangkan anak rambutnya hingga menerpa wajahnya yang berkilauan terkena sinar matahari. Dingin angin serta panasnya cahaya mentari siang hari itu tidak membuatnya untuk goyah dari tempatnya berdiri.
"Abang, maafkan Azalina bukannya…
Pesona Perawan
Chapter 12. Persiapan Pernikahan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus berkarya
2023-01-13
0
FarAh kHan
tetangga yang rasa empatinya tinggi suka suka betul betul
2022-08-28
0
RirisTanti
Weewww..masyarakat yg masih menjunjung tinggi kesatuan dan gotong royong. Masih hrs dilestarikan. Kerjasama yg baik. Salutttttt...💖💖💖💖💖👍⭐⭐⭐⭐⭐Bahagianya azalina py tetangga spt merekan. Lantas semua biaya itu yg nanggung siapa Thorr??🤔
2022-08-21
2