Wajah mereka yang awalnya antusias berharap mereka mendapatkan kabar yang baik tapi, ternyata semua usaha yang mereka lakukan sama tidak menghasilkan apa-apa.
"Kalau emang seperti ini hasilnya tidak apa-apa, yang penting kita sudah melakukan dan mengupayakan yang terbaik untuk melakukan pencarian tapi kehendak Allah SWT seperti ini, jadi Bapak harap kepada bapak-bapak dan ibu-ibu untuk bersabar dan tidak perbanyak berdoa agar Aza selalu dalam lindungan Allah SWT," terangnya Pak Ardi dengan panjang lebar sebelum mereka bertolak kembali ke kampung halamannya dengan berbagai macam perasaan yang berbeda-beda.
Santi dan Riswan sangat sedih menyesali keteledorannya karena gara-gara dia terlelap dalam tidurnya sehingga Aza menghilang dari pandangannya.
"Ya Allah… jaga dan lindungilah Mbak Aza dimana pun dia berada, ini semua terjadi karena kesalahanku ya Allah," gumamnya.
Pak Ardi sesekali mengusap air matanya yang berhasil lolos dari pelupuk matanya. Dia tidak menyangka gadis yang selalu ceria, baik hati bernasib seperti ini.
"Maafkan Bapak Nak yang tidak bisa menemukan kamu, bapak sudah berusaha yang terbaik tetapi apa boleh buat Allah SWT belum menjodohkan kita untuk bertemu kembali," lirihnya yang mengalihkan pandangannya ke arah jendela mobilnya.
Bu Melati yang menyadari hal tersebut segera memegang genggaman tangan suaminya.
"Insya Allah Aza akan pulang dan berkumpul bersama kita seperti dulu lagi, Ibu mohon bersabarlah dan perbanyak berdoa jangan selalu menyalahkan diri bapak karena semua ini pasti sudah kehendak Allah SWT," jelas Bu Melati.
Toko kelontong sembako milik Azalina sudah diputuskan oleh mereka jika Riswan dan Santi saja yang sangat pantas untuk mengurusnya dan mengelolanya. Karena menurut kesepakatan mereka lah yang sangat layak untuk melakukan hal itu dan mengemban amanah dari Aza.
Satu bulan kemudian…
"Bunda…!!" Teriaknya Sultan yang mencari keberadaan bundanya yang sudah mencarinya kemanapun tapi Sultan belum melihat keberadaan dari Bu Hamidah.
Sherl…
Pesona Perawan
Chapter. 61. Rencana Sultan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus sehat
2023-01-15
0
Alea iqi
semoga sukses rebcananya
2022-08-22
0
Puspita Sari
wah sepertinya aza sdh sembuh dari trauma nya....smg yg menolong ibu Hamidah itu aza
2022-08-16
3