Sherly berjalan mendekati bundanya," Abang berangkat ke pulau S Bun, katanya mau jemput kakak ipar gitu," jawabnya Sherly.
"Alhamdulillah kalau Abangmu itu secepatnya menjemput istrinya karena bunda juga sudah tidak sabar ingin bertemu dengannya," sahut Bundanya.
"Semoga saja mereka bertemu dan secepatnya pulang Bun," terang Sherly yang sangat berharap kakak iparnya dibawah ke Jakarta.
"Amin ya rabbal alamin," sahut Bu Hamidah sembari tersenyum simpul ke arah anak bungsunya itu.
Sultan segera berjalan tergesa-gesa ke arah mobil yang sudah dipersiapkan oleh anak buahnya khusus untuk dia pakai selama di Pulau S.
"Aku datang sayang menjemputmu," gumamnya dengan penuh semangat saat sudah berada di dalam mobilnya.
Sultan segera memutar kunci mobilnya lalu melakukannya menuju ke kabupaten tempat kampung istrinya tinggal. Senyuman selalu terpancar dari wajahnya. Dia tidak bosan dan jenuh menyebut nama istrinya Azalina.
"Kenapa uang yang tiap bulan aku kirimkan untuk Aza sama sekali tidak berubah bahkan sedikit dan satupun notifikasi transaksi keuangan tidak ada, dan terakhir itu sekitar 5 bulan lalu saja," lirihnya Sultan yang heran dengan hal demikian karena tidak mungkin Aza tidak membutuhkan sesuatu untuk dia beli.
Dia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang cukup tinggi. Karena ia ingin segera sampai di tempat tujuannya dengan secepatnya.
"Setelah sampai dan ketemu dengannya baru aku tanyakan hal ini," ujarnya yang masih setia mengemudikan mobilnya.
"Apa pun alasannya kamu harus ikut bersamaku ke Jakarta, Abang tidak bisa hidup tanpamu Aza," cicitnya Sultan.
Hampir lima jam perjalanan yang dibutuhkan oleh Sultan untuk sampai di kampungnya Aza dari ibu kota provinsi. Dengan hati yang riang gembira dia memantapkan hatinya untuk kembali menemui istrinya yang sekitar kurang lebih enam bulan sudah dia tinggalkan seorang diri.
Pagi itu suasana Toko Kelontong milik Azalina sangatlah ramai. Banyaknya pembeli setiap harinya berdatangan untuk berbelanja di warungnya. Ada beb…
Pesona Perawan
Chapter. 67. Kedatangan Sultan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus bersyukur
2023-01-15
0
Inha Khaerunnisa
kedatangan Sultan bisa jadi masalah besar untuk Anjas
2022-08-20
0