Sultan, Sherly dan Anggara berpisah diujung lorong depan. Sultan sangat bahagia dan tak henti-hentinya mengucap syukur atas keselamatan dan kesehatan dari Bundanya.
"Tunggu aku Aza sedikit lagi urusanku akan beres di ibu kota barulah Abang akan menjemputmu," lirihnya yang mampu didengar oleh Sherly yang berjalan tapi pikirannya tertuju pada perkataan dari Pak Hambali sehingga dia sama sekali tidak menanggapi perkataan lirih Abangnya.
"Ya Allah.. apa Abang Anggara akan dijodohkan dengan perempuan lain? Kalau begitu bagaimana dengan nasibku?" Tanyanya pada dirinya sendiri yang berjalan seperti mayat hidup saja.
Mereka sudah sampai di dalam ruangan Perawatan ibundanya. Sultan duduk di sofa bersama dengan Sherly yang seolah-olah pikirannya kosong dan tubuhnya ada di dalam sana, tapi pikirannya berada jauh di tempat lain.
"Aku yakin Abang Anggara akan menolak perjodohannya dengan perempuan lain, tapi kami berpisah hampir enam bulan jangan-jangan selama itu Abang memiliki gadis idaman lain, apa lagi Abang itu orangnya ganteng,baik hati,humble, humoris, seorang dokter kaya lagi, siapa wanita yang mampu menolak pesonanya seorang dokter muda Anggara," gumamnya.
Sherly terdiam dan terpaku dalam pemikirannya sendiri. Dia akan sangat kecewa dan sedih jika hal itu sampai terjadi. Ia mungkin tidak akan bisa hidup lagi jika Anggara harus menikah dengan wanita lain.
"Anggara!! Papi dan Mami dirumah ingin mengetahui siapa sebenarnya sosok perempuan yang kamu sukai dan cintai? Karena kami berencana dan berniat ingin menjodohkanmu dengan putri dari temannya Mami," tutur Pak Hambali di depan putra tunggalnya yang baru saja mendudukkan bokongnya di atas kursi yang ada di depan meja kerjanya Pak Hambali.
Anggara kembali terdiam, entah kenapa dia sangat tidak mampu untuk jujur tentang perasaannya dan tentang siapa perempuan yang dia sukai selama ini.
Anggara takut jika, kedua orang tuanya menjodohkan dengan wanita lain dan juga melarangnya untuk menjalin hubungan dengan Sherly. Karena ala…
Pesona Perawan
Chapter. 42. Kejujuran Dokter Anggara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus sabar
2023-01-14
0
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
jujur saja ya anggara agar lega dan orang tua mu pun tau kemana hati mu berlabuh
2022-08-23
0
Agnia ear
jujur lebih bagus
2022-08-12
0