Mereka sangat sedih dan terpuruk hingga berputus asa, karena pencarian mereka tidak berhasil juga hingga membuat mereka menyerah.
Waktu terus berlalu, jam sudah menunjukkan pukul 11 malam sehingga mereka memutuskannya untuk mencari penginapan untuk beristirahat sementara waktu.
"Bapak berharap Aza baik-baik saja Bu, aku tak habis fikir kenapa Aza bisa pergi dari rombongan padahal sewaktu kita di kampung, tidak ada tanda-tanda jika Aza akan melakukan hal seperti itu," ucapnya Pak Ardi yang sangat menyesali dan menyayangkan Aza bisa kabur dari mereka.
"Amin ya rabbal alamin, Bu sangat yakin Aza berada di tempat yang aman," timpal Bu Melati.
"Dari mana ibu bisa beranggapan seperti itu padahal kota tahu kalau kita ini di Ibu kota Jakarta bukan di kampung sendiri yang hampir semua orang kampung tahu siapa Aza, sedangkan di sini coba siapa yang kenal Aza?" Ujarnya Bu Hana.
Bu Hana kalau boleh jujur dia sangat membenci Bu Melati karena dia menganggap semua kemalangan dan cobaan yang dihadapi oleh Azalina semuanya karena campur tangan dan andil dari putranya sendiri.
"Kenapa saya bilang seperti itu karena kita ketahui Aza adalah orang baik yang tidak banyak bicara, komentar ataupun kita kenali sama-sama dengan baik, jadi saya yakin dia baik-baik saja karena orang baik selalu dalam lindungan Allah SWT," balasnya Bu Melati.
"Kalau begitu kita masing-masing istirahat saja dulu, insya Allah besok pagi kita cari Aza dahulu sebelum ke kantor polisi, sorenya kita kembali ke kampung," tutur Pak Anton.
"Bagaimana dengan Pak Heru apa akan balik bersama kita atau masih mau tinggal di sini?" Tanya Bu Hana.
"Aku akan pulang bersama kalian dan berusaha untuk mencari hpnya Aza yang hilang dan semoga dapat dan aku bisa segera menghubungi nomor handphone Raja," ujarnya yang sangat berharap dengan apa yang direncanakannya akan berhasil juga.
Malam itu mereka masuk ke dalam kamar masing-masing di salah satu penginapan yang ada terdekat dari tempat hilangnya Azalina. Mereka besok pagi baru ke…
Pesona Perawan
Chapter. 60. Pencarian Yang Sia-Sia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus lancar rejekinya
2023-01-15
0
Puspita Sari
kasihan aza...😭
2022-08-16
1