Keesokan paginya, Pak Farhan dan Bu Fauziah sudah meninggalkan kota Jakarta bertolak menuju kampung halamannya Azalina. Mereka akan berkunjung sekaligus berziarah ke makam Ibunya Azalina yang ada di sana. Sekalian menikmati indahnya pesona kampung tersebut yang semakin maju.
Hal itu terjadi berkat bantuan dari Sultan dan program pemerintah setempat yang bekerja sama dengan Perusahaan Sultan untuk memajukannya.
Kedua orang tuanya hanya pamit kepada kedua putranya yaitu Daniel dan Davindra yang kebetulan mereka bangunnya cepat sedangkan Aza masih bergelut dalam selimutnya karena asyiknya tidur yang baru beberapa jam lalu bisa dia nikmati dengan baik.
Sekitar jam 10 pagi baru lah Aza terbangun dari tidurnya. Dia bergegas bersiap untuk berangkat ke rumahnya Bu Hamidah. Dia mempersiapkan dirinya sebaik mungkin karena dia tidak ingin membuat malu dirinya sendiri.
"Masih ada dua jam sebelum berangkat," ucapnya sambil melihat ke arah jam di dinding.
Aza mematut dirinya Dy depan cermin besar yang terdapat di dalam kamarnya yang tergantung di tembok yang bercat pink soft itu.
Daniel baru saja berjalan ke arah luar dari dalam dapur saat Aza menuruni tangga. Daniel memperhatikan penampilan adik sambungnya itu yang tidak seperti biasanya.
"Cantik amat loh hari ini,mau ke mana?" Tanyanya Daniel yang melirik penampilan adiknya yang tidak seperti biasanya itu.
Aza menatap sekilas ke arah Abangnya sebelum melangkahkan kakinya menuju ruangan makan.
"Asa janji sama teman Abang, kalau Abang jam segini kok belum ngantor, Abang baik-baik saja kan?" Tanya balik Aza yang sudah berada di hadapan Kakak sambungnya itu.
"Sengaja terlambat perginya soalnya nungguin Tuan Putri Tidur yang baru bangun padahal sudah siang," gurau Daniel yang menyunggingkan senyuman tipisnya.
"Emang ada yang penting yah Bang? Sampai-sampai harus nungguin Aza dulu baru berangkat ke kantor?" Tanyanya Azzahrah yang kebingungan dan tidak mengerti dengan maksud dari perkataan Abangnya itu.
Daniel langsung mengelus wajahn…
Pesona Perawan
Chapter 95. Dia?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 99 Episodes
Comments
Puspita Sari
wah kang Sultan gk kerja karena pingin ketemu aza nie👍😇
2022-09-01
0
Inha Khaerunnisa
iya Sultan
2022-08-30
1