Apakah aku buta?
Kalimat itu yang terlintas di kepala Moon Ara ketika membuka mata. Rasanya masih terlalu perih ketika Ia membuka matanya sejak semburan asap aneh di kedai itu mengenai matanya, dan hanya kegelapan yang bisa dilihatnya.
“Swain..” Panggilnya, gemetar.
Namun tidak terdengar jawaban.
Yang terdengar hanya bunyi aliran air dari sungai bawah tanah. Ia baru menyadari dimana dirinya berada, di dalam kamarnya yang sunyi. Ia berharap bahwa dirinya benar-benar berada di dalam goa Pseudo saat ini.
“Swain!!” Suaranya menggema.
Ia mencoba bangkit dan menggosok kedua matanya hingga sakit. Moon Ara melakukan apapun asal penglihatannya bisa kembali. Namun seluruh yang dilihatnya hanya kegelapan yang begitu pekat.
Merasa hampir gila setelah semua yang dilakukannya seolah tidak ada hasilnya, Ia mencoba berjalan dan mencari seseorang namun Ia berkali-kali menabrak sesuatu dan terjatuh.
“Paman Shaga... hiks,” Lirihnya putus asa.
Moon Ara merangkak dan menemukan sesuatu untuk bersandar. Ia mengangkat wajahnya keatas, ke lubang langit-langit besar di tengah goa dan merasakan sebuah cahaya kecil yang semakin lama menyilaukan pandangannya. Dan beberapa saat kemudian penglihatannya perlahan kembali. Ia kini berada di tepi sungai bawah tanah goa Pseudo.
Moon Ara tertawa kecil, “Kupikir aku akan buta selamanya,”
Ia mengedarkan pandangan kepada sepanjang lorong. Berpikir kenapa goa ini menjadi sepi, kemana perginya semua orang?
Ia berjalan ke tengah istana dan mendengar obrolan dua lelaki disana. Ia menemukan Shaga sedang berbincang dengan seseorang yang tidak tampak seperti mereka, dia terlihat sempurna seperti manusia.
Ada manusia yang menemui Paman Shaga disini?
Bagaimana bisa manusia itu datang kesini?
Apa yang mereka bicarakan?
Moon Ara mencari tempat persembunyian agar bisa menguping obrolan mereka dengan jarak yang lebih dekat, namun sayangnya pendengarannya tidak begitu tajam.
Atau memang mereka tidak ingin ada yang mendengar?
Dia siapa?
Satu pertanyaan yang perlahan me…
The Prince & The Curse Of Granades
Bab 7 - Debar Jantung Yang Telah Mati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments