“Kau sangat hebat, Nak!”
Sebuah seruan lembut di koridor istana mengalihkan perhatian Vins kecil yang baru saja berhasil memanah sebuah titik yang diletakkan di atas sebuah pohon pinus dengan jarak yang cukup jauh, sedangkan Vins diatas kudanya yang sedang berlari mengelilingi halaman belakang istana, sebagai latihan yang di berikan oleh Hugo.
“Ibu!!”
Vins kecil disusul kedua saudaranya yang sama-sama sedang berlatih siang itu, berlari memasuki istana dan naik untuk menemui Ibunya yang baru saja siuman.
“Ibu, kau sudah bangun?!”
Seru ketiga Pangeran kecil itu dengan raut wajah bahagia ketika membuka pintu kamar dan menemukan Ayahnya sedang memeluk Ibunya di balkon.
Senyuman dan haru terlihat di wajah mereka.
Ketiganya melambatkan langkah dan tertegun tak percaya melihat raga ibunya bisa bangkit dan sedang tersenyum manis di depan mereka. Sepertinya kutukan itu sudah terangkat dari tubuhnya.
“Ayo, peluk ibumu. Kalian merindukannya, bukan?” Tanya Ayahnya riang.
Tanpa lama lagi mereka menjatuhkan senjata mereka masing-masing ke lantai lalu berhambur memeluk erat Ibunya dan menangis terharu.
“Ibu, jangan tidur lagi! Aku bosan jika ibu selalu meninggalkan kami untuk tidur dalam waktu yang sangat lama!” Cetus Pears kecil dengan polosnya.
“Hahaha.. tidak, Nak. Ibu tidak akan tidur lagi,”
“Ibu janji? Jangan pernah tinggalkan kami, Bu. Kami bosan bermain dengan Ayah terus,” Kata Jerriel.
Ayahnya melotot pura-pura marah, “Apa katamu? Jadi, Ayah membosankan?”
Ibu dan ketiga putranya tertawa.
“Dia hanya bercanda, Joon.” Ibu menarik ujung jas Ayah agar bisa bergabung dengan mereka.
“O-ow, sepertinya ada yang tidak ingin berbagi,” Goda Ayahnya ketika melihat Vins kecil hanya diam memeluk erat Ibunya sambil memejamkan mata.
“Tidak ada yang boleh menyentuh Ibuku, siapapun!” Cetusnya lantang, diiringi senyuman manis.
“Hey, ibu adalah ibuku juga!” Pears dan Jerriel tidak mau kalah.
Tanpa sadar air mata mengalir dari sudut mata Vins dewasa yang sedang tertutup.
Sebuah senyuman lembut…
The Prince & The Curse Of Granades
Bab 12 - Selangkah Lebih Dekat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments