Sebuah anak panah melesat cepat membelah angin malam di halaman Istana, hingga menusuk buah semangka yang disiapkannya di sela-sela ranting pohon itu seketika terjatuh ke tanah dan terpecah belah.
Vins menarik anak panah lain yang ada di balik punggungnya dan bersiap memanah kembali buah semangka lainnya yang diletakkannya di atas pohon.
Matanya memicing tajam menatap sasarannya lalu melepaskan pegas panahnya.
Sett!!!
Anak panahnya yang secepat kilat kembali menancap di sasaran yang tepat di tengah halaman Istana petang itu.
Saat ia ingin melanjutkan panahannya lagi, Ia melihat Pears berjalan di setapak Istana sambil menuntun Utophia.
Dia baru saja kembali dari kunjungannya di desa Wedelia.
Vins mengalungkan panah di punggungnya lalu bersuit ke arah Pears yang tidak menyadari keberadaannya.
“Bagaimana kunjungannya?” Tanyanya sedikit berteriak karena Pears berada jauh di depannya.
Namun yang ditanya hanya berjalan gontai dengan seulas senyum terukir di wajahnya. Sesekali Ia mengoceh pada dirinya sendiri dan bagi Vins hal itu membuatnya terlihat aneh.
Vins yakin sesuatu telah terjadi pada saudaranya itu dan membuat Pears tidak bisa melupakannya sepanjang malam.
Ia masih berusaha mendapatkan perhatian Pears yang tak kunjung menjawab pertanyaannya, dan mungkin saja anak itu masih tidak menyadari keberadaannya. Karena Pears sedang asik dalam dunianya sendiri.
Maka dengan senyuman miring Vins mengangkat kembali busur panahnya dan mencabut anak panahnya. Bukan untuk memanah saudaranya, hanya saja Ia perlu menyadarkan Pears dari lamunannya itu.
“Oh! Apa itu?!”
Pears memekik kaget ketika pecahan buah semangka dari pohon di dekatnya tiba-tiba mengenai wajahnya. Dan saat melihat buah semangka itu jatuh ke tanah dengan tertancap sebuah anak panah, Ia baru menyadari ada Vins yang sedang mentertawainya di seberang halaman.
“Yeah, bicaralah sendiri.” Kata Vins mencibir.
"Maaf, aku tidak mendengarmu.” Pears terkekeh sambil menuntun Utophia menuju ke tempat Vins berdiri. "Sejak kapa…
The Prince & The Curse Of Granades
Bab 35 - Perjalanan Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments