Jerriel tercenung karena ketika membuka matanya pagi itu Ia menemukan Pears yang berdiri di samping ranjangnya sedang tersenyum lebar kearahnya.
Dengan tatapan heran di sudut matanya yang masih sulit untuk terbuka, Jerriel bertanya dengan suara serak, "Kau mau apa?"
"Selamat pagi, Tuanku Jerriel. Apakah kau sudah berniat untuk bangun dari tidur sekarang? Atau aku harus menunggumu sampai kau selesai dengan tidurmu? Ah, tapi kurasa itu sudah cukup, kau harus bangun sekarang, Jerriel!"
Seperti biasa, Pears selalu membuka lembaran hari seseorang di pagi hari dengan kecerewetannya, namun Jerriel sangat benci jika diganggu ketika dia sedang tidur.
“Keluar sana." Tukas Jerriel singkat lalu memejamkan matanya kembali.
"Heeey, Jerriel! Coba lihat keluar jendelamu, hari sudah cerah begini kenapa kau malah melanjutkan tidurmu, sayang sekali, kan? Kusarankan kau untuk bangun dan mencuci mukamu sebentar,"
"Pears!" Dengus Jerriel sebal, "Apa sih yang kau lakukan disini? Kau menganggu tidurku saja!”
“Tarik kembali ucapanmu itu, Jerriel. Aku tahu kau akan menyesalinya setelah mengetahui suatu hal.”
"Hal apa?" Tanya Jerriel tanpa benar-benar ingin tahu.
"Pertama-tama, kau harus membuka matamu terlebih dahulu." Sahut Pears dengan nada jahil.
Sambil memutar matanya yang masih terasa berat untuk terbuka, Jerriel menggulung dirinya kembali ke dalam selimutnya yang hangat, “Apakah itu tentang lukisanmu lagi hah? Nanti saja ya,”
Pears menghela nafas melihat Jerriel yang melanjutkan kembali tidurnya tanpa mendengarkannya dengan baik.
Ia menengok ke arah pintu dan melambaikan tangannya, memberi isyarat untuk seseorang yang telah menunggu di depan kamar Jerriel itu agar berjalan masuk.
“Selamat datang, dan perkenalkan. Ini adalah Kakak tertua kami yang menjadi Pangeran Mahkota kerajaan Runthera, dan juga kebiasaan buruknya yang selalu sulit bangun di pagi hari.”
Jerriel heran mendengar penuturan Pears yang begitu menyebalkan, Ia menoleh dan menemukan seseorang berdiri di samping Pears.
“Mine…
The Prince & The Curse Of Granades
Bab 13 - Perjodohan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments