"Swain! Lepaskan dulu!"
"Jangan menyela kata-kataku!" Sergah Swain sambil menatap tajam ke dalam mata gadis itu.
Moon Ara berusaha membebaskan tangannya dari genggaman Swain yang masih terus berceloteh memarahinya setelah melihat situasi di kedai minuman itu, namun suaranya tak mampu mengalahkan Swain yang masih nyerocos panjang lebar di depannya.
Mereka baru saja meninggalkan kedai itu dan kini beberapa orang di sekitar memperhatikan mereka dengan tatapan heran karena ulah Swain yang memalukan, suara Swain yang sedang memakinya itu terdengar begitu keras di tengah keramaian. Tapi lelaki itu tidak mempedulikan dan terus menyeret tangan Moon Ara melewati lalu lalang manusia di pusat kota Runthera itu.
"Berhenti, Swain! Dengarkan aku!!" Gadis itu menggerutu lagi.
Swain melepaskan tangan Moon Ara lalu berkacak pinggang menatapnya masih dengan mata melotot, "Apa? Sekarang kau mau apa lagi? Kau pikir akan menyenangkan bisa minum bersama dua manusia itu huh? Semakin kubiarkan kenapa kau jadi semakin liar begini sih!"
"Aku tidak bermaksud seperti itu, Swain. Jangan salah mengartikan kejadian yang tadi kau lihat. Mereka adalah Tuan Victor dan Ben, salah satu penjaga dari istana. Mereka orang baik kok."
"Darimana kau tahu kalau mereka baik? Pakaian mereka saja lusuh dan nampak tidak terawat begitu. Bisa saja mereka menyamar untuk mengelabuimu, kan? Kau begitu naif, Euna!" Sergah Swain. "Lalu bagaimana bisa kau duduk di dalam sana dengan mereka huh?"
"Mereka berdua sudah menolongku, jadi aku ingin membalas kebaikan mereka dengan cara membayar minuman yang mereka mau. Itu saja kok!" Ujar Moon Ara.
"Tidak dengan cara seperti itu, Euna! Sudah berapa gelas yang kau minum disana huh? Mereka tidak berbuat macam-macam padamu, kan?!"
Moon Ara terkesiap ketika Swain mendekat dan mengendus wajahnya seperti hewan pengerat, sontak Ia mendorong tubuh Swain menjauh darinya. "Sepertinya kau minum dua atau tiga gelas, ya kan? Ayo mengaku!"
Kedua tangan Moon Ara mengepal, siap meledakkan keke…
The Prince & The Curse Of Granades
Bab 18 - Secangkir Minuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments