Tohiko seketika menghilang dari atas pohon. Para anggota Viper menatap pohon itu dengan penuh keraguan, apakah Tohiko benar-benar menghilang atau hanya ilusi semata.
Homura berusaha menenangkan semuanya agar tak terpengaruh semakin jauh, dan mengarahkan mereka untuk kembali ke markas.
"Sepertinya kita tidak akan menang melawannya tanpa melakukan apa-apa soal parfum dia itu" ujar Homura menatap ke langit langit di luar istana negara.
Mereka semua pun segera masuk ke dalam mobil, dan bersiap pulang.
"Terimakasih atas kunjungannya, semoga pelaku dari kejadian ini cepat ketemu" ucap salah seorang penjaga kepada Arizawa.
"Iya, maaf jika kami membuat kericuhan di saat sedang berduka" ucap Arizawa.
"Tidak masalah. Omong-omong, apakah orang yang kalian temui tadi itu adalah pelakunya? siapa namanya?" tanya Penjaga.
"Namanya Suzuwara Tohiko, tapi aku tak yakin dia adalah pembunuhnya. Dia tak terlihat membawa senjata sama sekali dan bahkan pakaiannya terlihat bersih mengkilap" ulas Arizawa selagi menyalakan mobilnya.
"Baiklah, akan ku tunggu kabar selanjutnya" para Penjaga membungkuk memberi salam hormat kepada anggota Viper.
"Kepalaku pusing sekali..." keluh Aizo sambil memegangi dahinya.
"Mereka semua telah menghirup parfum itu, organ mereka lama lama akan ikut terinfeksi juga. Kau harus cepat melakukan sesuatu untuk itu" pinta Cezo kepada Homura.
"Tenang saja, saat sampai di markas nanti tolong urus mereka semua, ya. Aku mau melakukan sesuatu soal parfumnya itu. Aku sudah mendapatkan sampelnya" ucap Homura sambil menunjukkan plastik kosong.
"Sejak kapan kau mengambil sampel itu? Cezo terkejut.
"Sejak Arizawa menghempaskan angin yang sangat kuat, saat itu juga bau dari parfum dia menyebar ke seluruh ruangan. Aku memanfaatkan momen itu untuk mengambil nya dan memasukkannya ke dalam plastik ini. Walau hanya sedikit, tapi ini bisa sangat berguna" jelas Homura.
"Bisa begitu ya, kau memang hebat" puji Cezo.
Setelah beberapa menit, akhirnya mereka sampai juga di markas. Homura, A…
Destiny Holder
Penelitian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments