Cuaca akhir-akhir ini sangat buruk, selalu gelap mendung dimanapun dan kapanpun. Saat ini, di tengah-tengah kota Bekasi yang setengah hancur, Zeldris yang sedang termakan emosi dan ego nya sendiri menatap tajam Versace yang baru datang.
"Apa kau yang menghancurkan kota yang indah ini? sangat disayangkan sekali, ya.. Kau benar-benar jahat" katanya, nadanya seperti sedang bercanda.
"Jangan bercanda, aku tahu kau adalah dalang dari semua ini, walaupun aku tidak mengenalmu dan tidak pernah bertemu denganmu. Wajahmu membuatku muak!" Zeldris maju dengan kecepatan penuh dan berada didepan Verace, dia siap meninju Versace 1 detik kedepan.
"Hahaha! sangat lucu ketika kau berpikir bisa mengenaiku" ucapnya di belakang Zeldris, membuatnya terkejut dan berpikir-pikir apa yang sedang dia pukul saat ini.
Diri Versace yang sedang Zeldris pukul kian redup dan menjadi cahaya biru modern. "Cih, hologram" ucapnya kesal.
"Aku kagumi emosimu itu, namun jangan bertindak terlalu gegabah" dia menatap Zeldris tajam, lalu seketika pinggangnya terluka sangat parah, hampir berlubang penuh. Untungnya dia sempat bereaksi akan energi yang tiba-tiba muncul.
"A-apa itu.. h-hanya dengan se kedip mata?!" Zeldris panik dan menutupi bagian lukanya.
Versace tak bergerak dari tempatnya, namun Zeldris menyadari akan ada yang datang lagi. Dia dengan cepat mundur menjauh, dan benar saja, jika dia tidak berpindah sudah dipastikan dia akan tercincang habis-habisan.
"Kekuatan macam apa itu..?!"
"Oh? mengapa kau selalu menghindar?" Zeldris tak sadar di belakang nya ada sebuah jaring laba-laba besar berwarna abu-abu.
Dia menoleh kebelakang dengan wajah yang sangat panik, namun dia terlambat dan setengah lengannya terpotong.
"Sial!!" geramnya.
"Orang ini.. sangat kuat! kecepatan serangannya bahkan melebihi kecepatan ku saat ini.. Ini gawat!" gumamnya sembari berlari kesana dan kemari.
Versace tertawa kecil dan berkata bahwa semua yang Zeldris lakukan tidak ada gunanya, dengan nada yang dipermainkan, Zeldris tahu…
Destiny Holder
Versace dan Zeldris
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments