"Sang profesor jenius, Homura Feridou."
Hiromi pun melepas genggamannya dan mendorong kepala Homura hingga ujung kursi.
"Apa maumu? sampai mengurungku di tempat seperti ini. Sudah seperti kriminal tingkat atas saja, ya" ucap Homura kesal.
"Yah.. Kau adalah penghambat terbesar kami setelah Arizawa. Kau adalah otak di organisasi Mato, bukan?"
"Jadi kau sudah membungkam dia terlebih dahulu, ya. Kau masih saja seperti dulu, aku tidak menyangka kau akan melakukan gerakan sekarang" ucapnya lesu.
"Benar. Kami bergerak bukan tanpa alasan, aku sudah mempersiapkan rencana dari dulu untuk menjatuhkan nama kalian. Dan kami akan berjaya kembali semestinya" Hiromi mengungkapkan tujuannya.
"Kau dikeluarkan karena kinerja mu tidak maksimal, ditambah kau juga sudah melakukan tindakan terlarang-"
"Diam kau! tahu apa kau soal aku? lagipula bukan hanya aku yang dikeluarkan kala itu, aku mencoba mengikuti apa kata Johan saja."
"Pertama, Johan sudah tiada. Kedua, seluruh anggota yang bergabung denganmu itu mengikuti jejakmu, makannya mereka juga dikeluarkan" Homura membeberkan alasan.
"Aku tahu Johan telah tiada, malah itu membuatku semakin senang dan percaya diri. Karena hambatan utama ku adalah dia. Awalnya aku mengikuti rencana Johan, karena sejak awal rencana nya adalah menghanguskan nama Viper dari mata masyarakat, dan membangun organisasi nya sendiri."
"Namun kala itu, kami semua dikhianati. Beberapa anggota ku di bunuh olehnya menggunakan senapan, dan kami diancam jika terus mengikuti nya, maka akan mendapatkan hal yang sama seperti anggota ku yang lain."
"Dengar Hiromi, walau kau sudah berjuang sejauh ini, namun usaha mu itu tidak akan berguna untukku. Maaf saja, namun ini akhir bagi kalian. Pilih mati disini atau pergi dan jangan pernah mengikuti jalanku lagi?" perkataan Johan terulang di pikiran Hiromi.
"Sejak saat itu juga aku menaruh dendam kesumat padanya, dan akan bersumpah merebut Viper sebelum dia, namun nyatanya aku tak bisa. Sampai pada titik ini, walau Johan gagal mena…
Destiny Holder
Rencana Gila, Azashi Membongkar Dirinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments