"Aku takkan memperkenalkan diri disini, terkesan sangat mencolok dan cari perhatian."
"Sampai jumpa, Mato" ucap pria itu lalu pergi dengan helikopter nya.
"Berhenti sialan!" Zeldris geram, dia menciptakan tombak petir dari tangannya dan melemparkannya ke helikopter itu.
Tombak itu belum menyentuh Helikopter, namun sudah lenyap terlebih dahulu karena penghalang yang mengelilingi helikopter tersebut.
"Sialan, penghalang pengganggu!" ucapnya lagi.
"Perlu aku kejar? penghalang seperti itu sangat mudah untuk aku hancurkan" Katsura menawarkan diri.
"Tidak usah, biarkan saja. Kita lihat dulu kedepannya akan bagaimana, jangan bertindak ceroboh" Yubino menyela Katsura.
"Kita tunggu perintah dari Homura saja. Mungkin dia akan kembali sebentar lagi" kata Aizo.
Saat mereka semua beribut-ribut tentang masalah barusan, Suizei akhirnya siuman dan membuka matanya.
"Apa.. yang.. terjadi..?" ucapnya lirih.
Setelah mendengar suara Suizei yang sangat pelan, mereka semua kembali mengerubungi Suizei. "Suizei! kau baik-baik saja?" tanya Katsura.
"Kepalaku rasanya seperti ingin hancur, dan mengapa aku memiliki ingatan ingin membunuh kalian? dimana semuanya? mengapa kita disini?" Suizei bangun dari posisi tidur nya, dan mulai berdiri perlahan.
"Relaks dulu, semuanya sudah berakhir sekarang. Descartados sudah hancur. Kalau kau bertanya kenapa kau melawan kami, karena kau telah dimanipulasi oleh Yotsuya" jawab Zeldris santai.
"Hah?! aku telah dimanipulasi olehnya?!" Suizei tampak sangat terkejut mendengar hal itu.
"Iya, aku lihat dengan sangat jelas, persis didepan mataku kau seperti menjadi orang lain" ujar Feria.
"Tidak tidak, kalau benar aku dimanipulasi olehnya, mengapa aku tidak mati sekarang?"
"Kau berharap ingin mati?" Aizo bertanya.
"Tidak, masalahnya semua korban yang pernah dimanipulasi oleh Yotsuya sudah dipastikan akan mati."
"Persis seperti penjelasanku sebelumnya, tak ada yang mampu selamat dari manipulasi Yotsuya" sela Zeldris.
"Ya, baguslah karena kau tidak mati. Kau terlalu k…
Destiny Holder
Anomali
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments