Zeldris, Cezo, dan Hosura berteleportasi instan ke perkemahan. Disana ada Katsura yang sedang kembali dari pesawat Homura. Dia sangat terkejut ketika melihat mereka datang dengan luka yang mengenaskan.
Ditambah kedatangan mereka membuat suara yang cukup bising, sehingga Aizo dan Azashi berlari ke perkemahan.
"Woi apa yang terjadi?" Zeldris tergeletak, Katsura membantu nya bangun.
Aizo dan Azashi yang mendengar keributan dari jauh, berlari menuju lokasi. Dan mereka juga dikejutkan oleh Zeldris, Cezo, dan Hosura yang kondisinya sangat mengenaskan. Terutama Hosura.
Aizo berkeringat dingin, dia bertanya dengan gugup, "A-apa yang terjadi?"
Zeldris dengan tersendat-sendat menjawab, "H-hufft, k-kami diserang saat sedang berpatroli" lalu Zeldris memuntahkan darah.
"Aizo, biarkan dia memulihkan dirinya dulu. Kita tanyai nanti" Katsura menatap Aizo dengan tatapan yang khawatir.
Katsura menciptakan gelembung air besar yang dapat menyembuhkan luka, dia memasukkan Zeldris, Cezo dan Hosura kedalam gelembung itu.
Sudah 45 menit berlalu, akhirnya Zeldris sudah sedikit pulih. Sementara Cezo dan Hosura harus menunggu lebih lama lagi.
Zeldris duduk di batang pohon yang tumbang, dia pun mulai menjelaskan sembari meminum secangkir coklat panas.
"Pertama, kami semua bergerak bersama, saat itu kami kelelahan jika harus berpatroli bersama-sama. Jadi kami memutuskan untuk berpencar. Cezo tak setuju soal itu, dia lebih mementingkan keselamatan kami semua. Disitu aku mengusulkan, kita berpencar, tapi dalam batas jarak tertentu. Jadi kami saling bertukar pendapat saat itu. Akhirnya Cezo mengalah juga. Untuk berjaga, kami semua mendapat pistol uap untuk memberikan sinyal. Uap biru untuk menunjukkan ada sesuatu yang mencurigakan, uap hijau jika area yang di eksplor sudah tidak ada apa-apa" jelas Zeldris.
Zeldris meminum coklatnya, lalu dia melanjutkan penjelasannya. "Awalnya kami aman saja, hanya saling bertukar uap biru dan hijau. Tapi, tiba-tiba saat setelah Cezo menembakan uap biru, uap berwa…
Destiny Holder
Deklarasi Perang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments