Katsura yang sebelumnya sudah pasrah dengan takdirnya, tiba-tiba dia disinari oleh cahaya harapan yang diberikan oleh Homura.
Katsura yang kehabisan energi dan stamina menoleh ke arah Homura di samping, dia tersenyum lalu memejamkan mata.
Homura datang bersama Arizawa, Aizo, Yubino, dan Zeldris. Sisanya menetap di markas karena Homura menyuruh mereka untuk menyusul nanti.
Tinjuan Ferus masih tertahan oleh tali Homura yang menembus kepalan tangannya.
"Ini jenis sihir yang tak pernah kutemui sebelumnya, kau pasti orang yang spesial" kata Ferus.
"Aku merasakan bahwa aku tak bisa mengeluarkan sihir atau energi di tangan kananku yang sedang tertusuk, ini pasti sihir penetralan" tambahnya.
"Tepat sekali, disaat lawan menyentuh sihirku, mereka juga tidak akan mampu menggunakan sihir sama sekali" kata Homura dengan sedikit sombong, dia merasa hebat karena telah diakui oleh Ferus.
"Benarkah begitu?" Ferus tersenyum licik.
Homura merasakan sesuatu yang jahat, matanya terbuka lebar ke arah Ferus.
Ferus mengangkat tangan kirinya.
..." Darkness Blast! "...
Dari telapak tangan Ferus, tercipta sebuah gelombang kegelapan yang sangat pekat dan kuat, dengan cepat serangan itu mengarah ke Homura.
Homura yang sudah menyadari itu lebih dulu sudah mempersiapkan apabila serangan miliknya gagal.
..." Holy Wall "...
Sesaat sebelum serangan Ferus melahap Homura, dirinya menciptakan sebuah penghalang yang terbuat dari sihir penetralannya. Dan serangan Ferus pun lenyap.
"Wow benar-benar mengagumkan. Sihir penetralan asli. Baru kali ini aku melihatnya. Ditambah kau juga sangat unik" Ferus dengan sangat cepat sudah berada di samping Homura saat dia berbicara.
Homura tak bisa menoleh ke samping, seluruh badannya terkunci seketika. Dia merasakan ancaman dari tubuh Ferus keluar, dan itu membuatnya ketakutan sampai berkeringat.
"Sihirmu ini benar-benar menarik dan unik, semua jenis sihir seperti elemen dasar sudah di konversi langsung menjadi penetralan. Jadi jurusnya tidak berubah, hanya saja kompo…
Destiny Holder
Strategi Homura
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments
Ilym
mengkopi
kapan-kapan anterin bubuknya wak
2023-08-29
0