"Keluarkan kami dari sini, pengecut sialan!" Arizawa berteriak dari dalam, lalu dia menggedor-gedor kubus dari dalam.
Hiromi tidak memedulikan nya, lalu dia berbalik menandakan bahwa ia akan segera pergi.
"Yang bisa ku katakan hanyalah 2 kata."
"Terimakasih, dan juga, selamat tinggal" Hiromi menoleh kebelakang dengan tatapan tajamnya, lalu dia memetikkan jari nya.
Seisi kubus bergetar, Arizawa dan Yukichi semakin panik. Kubus yang mereka tempati mulai merosot turun ke dalam tanah.
Hiromi mengubur mereka agar tak ada yang dapat membebaskan mereka berdua, terutama Homura dengan sihir nya.
"Kunci dari rencana ini adalah kau, Arizawa. Makannya aku putuskan untuk mengurungmu disini. Oh ya, satu lagi, kau takkan bisa keluar dari situ walau dipaksa. Kubus itu hanya akan hancur ketika ada serangan dari luar" ungkap Hiromi tentang sihir kubus nya.
"Jadi mengurung kami di bawah tanah supaya tidak ada siapapun pengguna sihir yang melihat, benar?" ujar Yukichi.
"Tepat sekali. Karena dengan adanya Arizawa, maka seluruh anggota akan berjalan dengan baik, semua perintah pasti akan langsung didengar. Itu akan menghambat rencana ku."
"Walau kekuatan tempur kami kecil, kami memiliki rencana brilian untuk melawan kalian, sebagian kecilnya adalah ini."
"Kita tidak bertempur soal kekuatan, namun kita berperang otak" ungkap Hiromi tentang rencana nya.
Sekarang kubus yang mengurung Arizawa dan Yukichi sudah tepat dibawah tanah, jaraknya 5 meter dari permukaan.
"Gawat, jika kita sudah di tangkap lebih dulu, maka sudah pasti dia akan pergi mengincar.."
"Homura" Arizawa menyela.
"Namun dia cukup pintar, bukan? dia tidak mungkin kalah dalam pertarungan antar otak" ucap Yukichi.
"Entahlah, aku tak yakin dia akan bertahan sendirian. Semoga saja dia menyadari bahwa akan ada perangkap menantinya" Arizawa putus asa.
"Kita tak bisa menelepon atau memberi sinyal, ya?" tanya nya murung.
"Aku sudah mencoba memanggil Suizei tadi dengan ponsel, namun akses sinyal di blokir ketika kita ada di dalam sini"…
Destiny Holder
Rencana Hiromi Mulai Berjalan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments