"Jika kau ingin jabatan itu, dengan senang hati kuberikan padamu" Arizawa menyodorkan tangannya, mengajak Hiromi untuk berjabat tangan.
Awalnya Hiromi enggan berjabat tangan dengan Arizawa, namun akhirnya dia menyetujui tawaran Arizawa. Mereka pun berjabat tangan.
"Dengan ini kita sudah sepakat" Hiromi berdiri.
"Ya.. Benar.." Seketika keduanya mengeluarkan senjata masing-masing dan saling melompat ke sisi yang berbeda.
Arizawa dengan posisi berdiri menodongkan pisau kecilnya ke leher Hiromi yang berlutut, sementara Hiromi menodongkan pistol ke kepala Arizawa.
Keduanya sama-sama di posisi yang tidak menguntungkan, dan senjata yang mereka gunakan itu hasil curian satu sama lain.
Yukichi yang tadinya sudah tersenyum atas perlakuan Hiromi terhadap Arizawa, sekarang senyumnya berubah menjadi wajah kesal dan gelisah.
"Kau masih sigap seperti biasanya" ucap Hiromi.
"Walau badan ku sudah penuh luka dan energi ku hampir habis, aku takkan mudah lengah, tahu" balas Arizawa.
Yukichi berpikir keduanya akan kembali bertarung, namun saat dia maju untuk melerai keduanya, keduanya malah kembali ke posisi normal dan senjata mereka di simpan.
"Eh?" tanya Yukichi keheranan.
Keduanya malah tertawa, lalu mereka pun beradu tos. "Apa yang terjadi barusan?" ucap Yukichi skeptis.
"Kau ingin melerai kami? yang benar saja" Hiromi tertawa kecil.
"Tidak usah berbuat sejauh itu, Yukichi. Kami hanya saling menilai satu sama lain. Inilah yang dilakukan kami ketika sudah selesai mengerjakan sesuatu. Kebanyakan orang akan lengah ketika selesai" jelas Arizawa
"Namun dalam pelatihan kami, kami selalu melakukan pengecekan kesiagaan. Setiap selesai mengerjakan misi, kami selalu melakukan hal tadi" Hiromi ikut menjelaskan.
"Walau kami dalam satu kubu, kami tetap melakukan hal itu selalu, bahkan sampai saat ini" tambah Arizawa.
"Berarti kalian sudah akur seperti dulu, ya?"
"Tentu tidak! aku tidak mau bersama orang seperti dia" Arizawa menolak mentah-mentah, sementara Hiromi hanya diam saja.
"Ayo, ke tempat…
Destiny Holder
Tidak Ada Hari Istirahat, Masalah Baru Datang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 147 Episodes
Comments
Ilym
iki opo, korupsi le-le
2023-08-30
0