Sesampainya Merry di rumah, dia mencari keberadaan Siska akan tetapi tak ada.
"Dimana anak durhaka itu! mau aku omelin malah tak ada!"
Ternyata Siska kembali ke mini market karena dia baru ingat jika mamahnya belum masuk dalam mobilnya.
"Coba aku telpon, mamah. Kenapa aku samperin di mini market lagi kok nggak ada?"
"Astaga, ini ponsel mamah tertinggal di mobil pula! pantas dari tadi di kirimi chat pesan tidak ada balasan! dasar orang tua yang selalu saja pelupa!"
Siska memutuskan pulang kerumah dengan melajukan mobilnya sangat pelan. Sembari dia mencari keberadaan mamahnya.
"Kenapa mamah nggak ada ya? seharusnya dia masih ada di sekitar jalan raya ini. Karena mamah nggak bawa ponsel juga dompet ketinggalan di mobil ini."
Siska terus saja melajukan mobilnya seraya tengok kanan kiri, tetapi tak juga menemukan keberadaan, Merry.
Hingga sampai di rumah, barulah dia mendapatkan amarah dari mamahnya.
"Dasar bodoh! tega banget ninggalin mamah sendiri!"
"Aku juga mencari, mamah ke mini market lagi tetapi mamah tak ada sama sekali."
Pernyataan Siska sama sekali tak di hiraukan oleh Merry. Dia malah berlalu pergi begitu saja.
"Mah, aku belum selesai berbicara kok malah di tinggal begitu saja. Aku penasaran loh, mamah pulang naik apa dan dapat uang dari mana? hanya itu saja yang ingin aku tanyakan."
Sementara di rumah, Michelson langsung melanjutkan ke meja makan untuk sarapan. Sedangkan Rise langsung asik berkutat dengan semua makanan ringannya.
Dia memilih makan yang akan di makannya sebagai ganti sarapan pagi, karena tiap pagi dia tak bisa makan nasi karena rasa mual dan muntah nya.
Rose asik dengan makanannya begitu pula dengan Michelson. Mereka asik sendiri-sendiri.
Michelson yang telah selesai sarapannya menatap kesibukan Rose, dia tersenyum riang.
"Kadang kamu terlihat seperti seorang anak balita. Kadang kamu terlihat seperti seorang wanita dewasa. Dan kadang kamu terlihat seperti seorang ibu yang tak pernah berhenti memperhatikan segala kebutuhanku."
Rose menyadari ta…
Wonder woman
Gagal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments