Rasa lelah mendera, Rose pulang langsung ke kamar di mana suaminya masih tergolek tak berdaya.
"Daddy, apa kamu tak lelah terus saja berbaring seperti ini? apa kamu tak rindu padaku dan calon anak kita, hingga kamu tak jua bangun? betah sekali kamu tidur begitu lamanya, Daddy?" Rose menggenggam jemari tangan suaminya.
"Daddy, sudah enam bulan umur kehamilanku. Aku ingin pada saat aku melahirkan kamu menemani aku, Daddy. Ayohlah bangun sayang, aku sangat rindu padamu begitu pula anak ini."
Rose meraih tangan suaminya dan mengusapkan ke perutnya sendiri serta membiarkan tangan Michelson tetap berada di perut supaya berinteraksi dengan baby-nya.
"Daddy, rasakan betapa lincahnya anak kita di dalam sana. Selama ini dia selalu setia menemaniku menjalani hari-hari di saat kamu masih seperti ini."
"Anak kita begitu hebat, Daddy. Dia yang selalu memberikan semangat bagiku menjalani hari-hari walaupun tidak ada dirimu di samping aku."
Rose tiba-tiba merasakan kantuk yang mendera, dia pun tertidur di sebelah ranjang tanpa sadar. Pada saat Rose terlelap nyenyak, tiba-tiba ada suatu pergerakan dari tangan, Michelson.
Perlahan tangannya mengusap perut.
"Sayang, maafkan Daddy ya begitu lamanya Daddy tidur hingga tak peduli dengan dirimu dan mamahmu."
Tangannya beralih mengusap surai hitam istrinya yang sedang tertidur nyenyak.
"Mommy, aku rindu sekali dengamu. Maafkan aku mommy, membiarkanmu menjalani hari-hari seorang diri. Pasti kamu lelah sekali kan?"
Michelson sedari tadi berkata di dalam hatinya, mulutnya mulai menyunggingkan senyumnya. Dia bersyukur akhirnya bisa melewati masa komanya yang begitu panjang.
Rose merasakan sentuhan di kepalanya, dan dia pun lekas membuka matanya. Dirinya sangat riang melihat suaminya sudah membuka matanya dan tersenyum padanya.
"Daddy, kamu benar-benar sudah sadar? apakah aku sedang bermimpi?" Rose mencubit pipinya sendiri dan seketika kesakitan sendiri.
Tingkah Rose membuat Michelson tersenyum lebar.
"Mommy, kamu ini aneh. Aku ini nyata buka…
Wonder woman
Michelson Telah Pulih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments