"Ka Elsa....Ka Elsa.." teriaknya mencari kakaknya semua sudut ruangan di dalam rumah tersebut di jelajahinya. Dia menemukan kakaknya sedang bersiap-siap akan ke rumah sakit, karena ada jadwal praktek siang.
"Ada apa sih, kok wajahmu pucat seperti itu?" tanya Elsa mengernyitkan alisnya menatap wajah adiknya.
"Ka, aku takut sekali." Ucap gadis kecil itu.
"Rasya, kamu ini kenapa ngos-ngosan seperti habis di kejar hantu saja? duduk dan coba ceritakan yang jelas, biar kakak tahu apa yang membuatmu takut." Tukas Elsa menenangkan adiknya.
Rasya gadis kecil yang saat ini masih duduk di bangku sekolah menengah atas tepatnya baru kelas satu SLTA, menceritakan semua yang dia alami barusan.
Dia bercerita bahwa saat dia akan pulang dari rumah temannya, dia di hadang oleh dua preman dan di tolong oleh seorang wanita cantik yang sedang hamil. Sejenak Elsa sangat fokus mendengarkan cerita dari adiknya tersebut.
"Rasya, ini pelajaran buatmu. Makanya kakak selalu menyarankan supaya kamu di antar jemput oleh, Mang Udin. Tapi kamu nggak mau kan? jaman sekarang ini marak sekali kejahatan, jadi kamu harus segera waspada dan berhati-hati selalu." Nasehat Elsa
"Lantas apa kamu sudah mengucapkan terima kasih pada kakak yang telah menolongmu itu?" tanya Elsa penasaran.
"Belum, ka. Aku keburu panik dan sangar takut apalagi pada saat melihat darah dari tangan wanita itu dan dari mata salah satu preman yang di lukai oleh wanita itu, ka."
"Pada saat dia menolongku, dia mengatakan supaya aku menuggu dia dan dia akan mengantarkan aku pulang sampai rumah, tapi aku sudah terburu panik. Ka Elsa kan paham, jika aku ini paling takut kalau sudah melihat darah."
Mendengar perkataan dari adiknya yang masih terlalu polos, membuat Elsa menggelengkan kepalanya dan tak bisa berkata lagi.
"Ka, kenapa malah hanya geleng-geleng kepala tanpa merespon perkataan aku?* tanya Rasya heran.
"Ya kan kamu sudah di beri mandat olehnya supaya menunggunya. Tetapi kamu malah main pergi saja tanpa ucap terima kasih. Jika kam…
Wonder woman
Bahaya Kembali Mengancam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments