Beberapa hari kemudian, Rose sudah di izinkan pulang oleh dokter. Dia pun sangat gembira, karena selama ada di rumah sakit dia merasa sangat suntuk.
Setelah sampai di rumahnya, dia bernapas lega. Mamah Berta yang telah melihat kepulangan menantunya sangat senang. Dia pun langsung memeluk menantu kesayangannya.
"Mah, kenapa hanya Rose yang di peluk? kenapa anak kandung mamah malah tak di peluk sama sekali?" Michelson mengerucutkan bibirnya.
Mamah Berta terkekeh lantas dia memeluk anaknya.
"Sayang, sebaiknya kamu perbanyak istirahat jangan terlalu banyak aktifitas di luar rumah. Ingat akan kesehatan janinmu," pesan Michelson lantas merangkul Rose melangkah masuk ke arah kamar mereka.
Mamah Berta hanya menggeleng kan kepala melihat pemandangan itu.
"Perhatian Michelson pada Rose, mirip sekali dengan almarhum suamiku. Dulu dia juga sangat perhatian padaku, bukan hanya saat aku hamil. Tapi selama aku menikah dengannya, tak pernah sekalipun dia berulah," batin Mamah Berta.
"Sayang sekali, nyawanya terenggut paksa oleh kebiadaban Jason. Jika tidak pasti saat ini dia akan sangat senang karena Michelson punya istri yang sangat hebat dan akan di karuniai anak. Keberuntungan tidak berpihak pada suamiku, hingga dia harus meregang nyawanya," batin Mamah Berta lagi.
**********
Sementara Siska kaget pada saat mengetahui jika saat ini Paman Sam telah masuk penjara bersama dengan mantan suaminya.
Dia pun berinisiatif untuk datang menjenguk mereka. Saat itu juga dia pun berangkat ke lapas dimana saat ini Paman Sam dan Raymond di penjara. Hanya beberapa menit saja, Siska telah sampai.
"Siska, bantu Paman untuk bisa keluar dari sini. Coba kamu bujuk kakak tirimu untuk meminta supaya suaminya mencabut tuntutannya terhadap, Paman," ujar Paman Sam dengan wajah memelas.
"Enak saja, aku tak mau merendahkan harga diri aku untuk membantu paman! lagi pula semua ini kan kesalahan Paman sendiri, yang aku herankan kok bisa Paman bekerja sama dengan, Raymond."
"Siska, Paman kan butuh uang makanya…
Wonder woman
Mulai Membalas Dendam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments