Beberapa jam kemudian, di rumah Linda. dia sedang kelimpungan mencari keberadaan, Reynaldi.
"Bi, apa kamu tahu Rey pergi kemana? atau kamu di pamiti nggak sama, Rey?" tanyanya pada asisten rumah tangganya.
"Maaf, nyonya saya sama sekali tak tahu. Karena saya selalu berada di paviliun belakang. Jadi tak tahu malah jam beberapa, Den Rey perginya," jawab asisten rumah tangga tersebut seraya tertunduk lesu.
"Rey-Rey, kenapa sih kamu bikin mamah tambah pusing! padahal mamah sedang banyak masalah, kamu malah membuat masalah baru untuk mamah!" Linda berlalu pergi dari hadapan asisten rumah tangga tersebut.
"Terang saja anaknya minggat, punya mamah jahat dan tak pernah perhatian pada anak. Hanya perhatian pada diri sendiri yang suka sekali liburan dan shopping. Memangnya apa nggak bosen ya tiap hari habisin duit?" batin asisten rumah tangganya.
Sementara Linda bertanya pada semua teman sekolah Rey, tapi tidak ada satupun yang tahu tentang keberadaannya.
"Apa aku lapor polisi saja ya? tapi jika belum empat puluh delapan jam juga tak akan di proses. Lagi pula Rey kan sudah besar, jadi polisi pasti akan bertanya kenapa anak sampai kabur? aku pasti malu dong, ah biar aku cari sendiri saja. Paling dia juga belum jauh perginya, karena selama ini juga dia tak pernah keluyuran," batin Linda.
Dia terus saja berusaha mencari keberadaan, Rey. Hingga lupa dengan misinya untuk mencelakai Rose karena dia saat ini fokus dengan pencarian terhadap, Rey.
Hingga sudah satu minggu berlalu dari perginya, Rey. Linda benar-benar tak berhasil menemukan anaknya. Dia akan melapor ke polisi gengsi karena pasti aparat polisi bertanya bagaimana awal mula anaknya kabur.
"Rey, sebenarnya kamu pergi kemana? kenapa pula ponsel kamu juga tak aktif sama sekali?" gumamnya meratapi kepergian anaknya.
Sementara Rey sudah merasa kerasan tinggal di mension Michelson. Dia merasa di cintai diperhatikan oleh semua penghuni orang yang ada di rumah tersebut.
"Rey, bagaimana suasana hatimu di sini? apakah kamu sudah ke…
Wonder woman
Bertemu Linda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments