Hari sudah pagi, dan Rose tengah sibuk berkaca diri pada sebuah kaca besar di hadapannya. Michelson yang melihat itupun menjadi berdecak kesal. Selalu seperti itu saat mereka akan pergi. Sesusai dengan rencana, mereka akan pergi ke villa.
"Masih berapa lama lagi sih dandannya?"
Mendengar nada kesal pria di belakangnya membuat Rose menghentikan aktifitasnya. Wanita itu menatap tajam suaminya. Michelson merasa kikuk mendapatkan tatapan membunuh dari istrinya. Dan hanya bisa nyengir kuda, karena takut Rose akan marah padanya.
"Dari pada kamu di situ, lebih baik cepetan mandi karena sebentar lagi aku selesai." Rose acuh dan kembali lagi dengan alat make-up nya.
"Iya-iya aku mandi, jangan marah ya. Aku kan hanya bercanda saja."
Michelson mencium pucuk rambut istrinya.
"Siapa yang perduli."
Rose memanyunkan bibirnya.
Sementara Michelson melangkah ke kamar mandi sesuai permintaan istrinya. Dengan kekesalannya, dia membanting pintu kamar mandi.
"Begitu saja marah, dasar bayi besar!" ucapnya seraya melirik ke arah pintu kamar mandi yang sudah tertutup rapat. Setelah memastikan jika Michelson takkan keluar dari kamar mandi, Rose segera meraih ponselnya untuk menelpon, Celine.
"Hallo, Celine. "
Ucapnya ketika telpon tersebut tersambung ke Celine.
"Hallo Nona, ada apa?"
"Bawa saksi mata kita ke villa itu, aku akan mengungkapkan semua kebenarannya pada suamiku," ucap Rose dingin.
"Apa nona yakin akan membawa Tuan Michelson ke sana. Ini akan sangat menyakitkan jika dia tahu, Nona." Ucap Celine yang merasa iba pada Michelson.
"Cepat atau lambat dia harus tahu, bagaimanapun ini menyangkut, almarhum papahnya."
Rose juga sebenarnya tak tega, tapi jika di biarkan Jason akan merasa menang dan dia tak kan jera untuk melakukan kejahatannya lagi.
"Baiklah kalau begitu saya akan membawa saksi itu ke tempat yang nona perintahkan." Ucap Celine setelah itu mematikan telponnya.
Rose meletakkan telpon yang di genggamnya ke atas nakas kemudian ia kembali menyapukan lipstik di bibirnya untuk memb…
Wonder woman
Kenyataan Yang Menyakitkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments