Michelson sangat geram, dengan ulah pria yang menabrak dirinya.
"Sialan, seharusnya aku sudah bisa mendapatkan bukti kejahatan Sherly. Supaya Rose tak selalu percaya padanya! gara-gara pria itu, gagal sudah rencanaku ke laboratorium!"
Terus saja, Michelson menggerutu sepanjang perjalanan pulang ke butik Rose. Sesampainya di butik, Michelson pasang wajah murung dan tatapan tak suka pada, Sherly.
"Daddy, ada apa? kenapa cepat pulang, apakah sudah di periksa di lab?"
"Boro-boro di periksa, pada saat aku keluar dari mobil tiba-tiba ada seorang pria menabrak aku hingga gelas terjatuh dan pecah! aku yakin orang ini ada hubungannya dengan, Sherly. Dia di bayar supaya menggagalkan rencanaku!"
"Daddy, sudahlah. Jangan terus marah-marah itu nggak baik buat kesehatanmu."
"Ya, mom. Terima kasih nasehatnya."
Rose memberikan segelas air putih supaya Michelson agak reda emosinya. Sementara saat ini Sherly bisa bernapas lega, tetapi dia sama sekali tak berani keluar dari ruangannya karena di luar ada, Michelson.
"Michelson, aku melakukan ini karena aku sayang padamu dan ingin memiliki dirimu seutuhnya. Tetapi kamu menolaknya, makanya aku gunakan cara licik seperti ini. Tapi sayangnya kamu menggagalkan usahaku ini."
Dari balik hordeng, Sherly menatap wajah Michelson yang sedang murung sembari melamun. Tak sengaja Michelson menoleh ke arah hordeng dan Sherly lekas menyingkir.
"Hem, mau apa Sherly mengamati diriku? apa dia ingin merencanakan hal buruk lagi?"
"Coba saja tadi aku bisa buktikan kejahatannya, pasti istriku sudah memecatnya!"
Michelson terus saja menggerutu menatap ke arah hordeng dengan luapan api amarah.
"Daddy, bagaimana kalau hari ini kita makan di luar tetapi yang suasana asri, adem. Seperti di puncak gunung."
"Hem, bolehlah sayang. Aku tahu maksudmu supaya pikiran aku juga adem kan?"
"Heee, Daddy pintar dech."
Sejenak Rose menyelesaikan urusan butik terlebih dahulu, setelah itu mengajak pergi suaminya. Kali ini Michelson sendiri yang mengemudikan mobilnya.
Hanya bebe…
Wonder woman
Lolos Dari Bahaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments
Saeful Anwar
g belajar dari pengalaman
2023-03-11
0
Saeful Anwar
tolol g pa2 ujung2 nya minta bantuan juga dasar goblok
2023-03-11
0
Rosy Ana
prempuan bego keras kepala sok jago..ujung2x mnta bantuan jg..
2023-03-05
0