Sebuah apel yang cantik belum menjamin bahwa di dalamnya juga bagus. Ketika di buka, ada bagian dari apel itu yang busuk. Begitu juga, orang yang di depannya sempurna, belum tentu dalamnya baik. Itu yang Aeris rasakan sekarang. Dia terlalu sayang dengan apel yang sangat bagus yang dia miliki dan dia tidak ingin memakan apel itu. Tapi ternyata setelah di buka apel itu busuk. Sekarang Aeris tidak tau apa yang akan dia lakukan dengan apel busuk itu.
Pemandangan di depan Aeris membuat tulang-tulangnya lemas. Pria itu nampak kebingungan, dan di dekatnya ada seorang wanita cantik dengan baju super mini yang sedang menangis. Meskipun menangis, wajahnya tetap saja cantik bak artis Hollywod.
“Terus gimana sekarang?” Tanya Bobby.
“Aku bisa apa? Pilihannya cuma 2, kita nikah atau aku gugurin aja anaknya.” Ucap Megan kemudian. “Ini bukan hal yang sulit.”
Mereka tidak menyadari kehadiran Aeris di dekat mereka. Dia memegang tembok di sampingnya, karena saat ini tulang-tulangnya berasa hilang entah ke mana. Tadinya Aeris ingin meminta penjelasan dari Bobby dan tentunya dia masih percaya dengan pacarnya. Selama ini Bobby tidak pernah sekalipun berbohong padanya. Dia akan bilang bahkan itu ketika dia harus melakukan perjalan bersama teman-teman modelnya. Bobby juga tidak pernah macam-macam dengan Aeris. Dia berbeda dari pria lainnya. Tapi sekarang kepercayaan itu runtuh dalam sekejap. Dan Aeris menyaksikan itu dengan mata kepalanya sendiri.
“Aeris.” Akhirnya Bobby menyadari kehadiran orang lain di ruangan itu. Dia menghampiri Aeris dengan segera.
“Sejak kapan kamu di sini Ris?” Tanya nya panik.
“Kamu jahat.” Hanya itu kata yang bisa terucap dari Aeris.
“Sorry Ris..”
Plak. Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Bobby. Seketika itu juga pipinya menjadi merah. Megan mendekati mereka berdua. Dia memegangi lengan Bobby yang sedikit terhuyung.
“Kamu siapa?” Tanya Megan bingung.
Aeris merasakan jantung nya berdetak cepat. Dadanya menjadi panas dan dia tidak bisa mengontrol tubuhnya.
Plak.…
Happy Ending?
Masalah Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments