Reno masuk ke dalam bandara dengan wajah kesal. Masalahnya akhir-akhir ini betul-betul menguras emosinya. Belum selesai satu masalah, muncul lagi masalah yang lain. Dia hampir saja memukul Pak Herman mendengar apa yang di katakannya tadi pagi.
"Pak Reno." Teriak seorang pria berbadan tinggi yang langsung berlari menghampiri Reno.
"Ngapain kamu di sini Jo?" Reno menatap bingung pada sekretaris temannya itu.
"Menumpang ke Jepang pak." Jawab Jo sambil mengatur nafasnya. Di belakang Jo, tampak Juna berjalan santai sambil menelepon.
Dia baru menyelesaikan panggilannya begitu sampai di depan Reno.
"Ayo kita berangkat." Katanya tanpa rasa berdosa.
Jo dan Reno hanya saling berpandangan melihat tingkah unik Juna. Di sini, Juna lah yang menumpang, tapi dia bertindak seperti bosnya. Reno berjalan cepat untuk menyeimbangi langkah Juna yang sudah berjalan lebih dahulu.
"Dari mana Lo tau kalau gue mau ke Jepang?"
"Dari orang kantor keluarga Tan."
Reno mengumpat sekretaris baru nya yang bodoh itu. Mau tidak mau dia harus berbagi tempatnya dengan Juna. Ya, Reno menggunakan pesawat pribadinya untuk pergi ke Jepang. Dia tidak mau menunggu tiket karena dia harus sampai di sana secepatnya.
Pesawat Reno sudah siap berangkat. Mereka bertiga masuk ke dalam dengan disambut seorang pramugari cantik.
"Anda kaya juga ya.." ucap Jo kagum. Pesawat Reno tampak mewah tidak kalah dengan milik bos nya.
Reno tidak menjawab pertanyaan Jo, karena pramugari tadi datang membawa beberapa makanan western kesukaan Reno.
Tanpa menawarkan kepada orang di depannya, Reno mulai memakan apa yang terhidang di meja dengan santai. Sejak tadi Reno tidak sempat sarapan karena, terburu-buru pergi.
"Kenapa tiba-tiba ke Jepang Jun?" Tanya Reno penasaran. "Lo juga punya pesawat sendiri, kenapa numpang tempat orang?"
"Karena lebih cepat dan praktis." Jawab Juna singkat. Juna bukan tipe orang yang senang berbagi barang pribadinya sama hal nya dengan Reno. Tapi kali ini Juna bertindak sebaliknya. Reno yakin pasti Juna sedan…
Happy Ending?
Terbang ke Jepang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments