Flashback on.
Boy terburu-buru keluar dari mobil menuju pohon yang ada di pinggir taman. Dia sudah tidak tahan untuk buang air kecil. Ketika baru membuka kancing celananya, Boy dikejutkan dengan suara tangisan wanita. Dia hampir saja pingsan ketika melihat wanita duduk tidak jauh dari tempatnya sedang menangis.
"Lo setan apa orang?" Tanya Boy panik.
Aeris menengok. "Orang lah.." Sahut Aeris kesal.
"Kenapa lo nangis di bawah pohon gini?" tanya Boy kesal.
"Kenapa lo pipis di bawah pohon gini?" Balas Aeris.
"Wah, lo lagi nangis tapi liat gue pipis." Protes Boy.
"Memang semua laki-laki sama aja. Susah di mengerti." Aeris melanjutkan menangis nya.
"Wah, anda terbalik. Perempuan yang susah di mengerti."
Aeris menangis semakin kencang membuat Boy bingung.
Dia menghampiri wanita itu, lalu duduk di sebelah Aeris. Boy berinisiatif untuk menenangkannya karena takut orang-orang akan berpikiran macam-macam.
"Sudah dong.. Kamu kenapa di sini? Kamu kabur dari rumah?" Tanya Boy saat melihat koper di samping Aeris.
"Gue mau pergi dari sini, tapi ketinggalan bis."
"Ooo.. Ya udah, gue anter aja ya.. Lo mau ke mana?" Boy merasa dirinya sangat keren karena bisa berbuat baik pada orang yang kesusahan.
"Gue ga tau mau pergi ke mana."
Gubrak. Boy menggeser duduknya sedikit menjauh dari Aeris karena dia pikir Aeris tidak waras.
"Coba pelan-pelan. Lo sebut nama tempat yang pengen lo tuju."
"Gue mau ke Jogja. Tapi gue takut." Ucap Aeris terbata. Dia sangat bingung karena dia tidak pernah pergi jauh dari rumah.
"Sebentar.." Boy kembali ke mobilnya. Dia mengambil sebotol air mineral untuk di berikan pada Aeris.
Aeris menerima minum dari Boy. Dia sangat haus dan lelah karena sudah menangis selama 1 jam ini. Aeris hanya butuh waktu 10 detik untuk menghabiskan satu botol air pemberian Boy. Dan berkat Air mineral itu, sekarang Aeris jauh lebih tenang.
Melihat Aeris yang sudah mulai berhenti menangis, Boy bisa leluasa untuk bertanya pada Aeris.
"Jadi kenapa kamu mau pergi?"
"Pacar…
Happy Ending?
Bertemu Boy
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
Aeris salah faham terhadap Reno
2023-05-27
1