Cafe Milan
Aeris mengecek penampilannya sebelum masuk ke dalam cafe. Dia menarik nafas panjang, lalu berusaha memberikan senyum terbaiknya.
Dia berjalan ke arah beberapa wanita yang sedang duduk sambil tertawa-tawa. Dari jauh saja Aeris bisa mencium parfum mereka.
"Halo.. maaf terlambat.." ucap Aeris ramah sembari duduk di bangku yang kosong.
"Eh, Aeris Tan sudah datang.. welcome.." salah satu wanita dengan kulit coklat sawo matang memegang lengan Aeris dengan senang.
Aeris tersenyum canggung ketika semua mata menatap tajam ke arahnya. Mereka menatap Aeris dari atas sampai bawah. Aeris merasa risih karena merasa di kuliti habis oleh mereka.
"Sepatu mu bagus, pasti asli ya.." puji satu wanita lainnya yang duduk di seberang Aeris.
"Tidak tau.. Reno yang belikan.." jawab Aeris seadanya. Nyatanya, dia hanya memakai apa yang sudah Reno berikan. Dan Reno cukup rendah hati karena dia tidak memberi tahu harga-harga barang itu pada Aeris.
"Beruntung sekali kamu karena menikah dengan Reno. Derajatmu pasti naik." ucap wanita yang Aeris bahkan tidak tau namanya.
Ya, Reno menyuruh Aeris melakukan kegiatan di luar rumah dengan bergabung dengan ibu-ibu sosialita. Hari ini pertama kali Aeris bertemu mereka, jadi Aeris tidak paham dengan nama-nama mereka.
"Oh iya, suami ku baru saja belikan ini untuk hadiah ulang tahun pernikahan kami.. bagus kan?" wanita di samping Aeris yang tadi menyapanya memamerkan sebuah kalung berlian yang sangat besar.
"Astaga, Karen.. itu bagus sekali.." sahut yang lain. "Suami ku selalu saja membeli mobil, tidak pernah membelikan seperti ini."
Di tengah pembicaraan yang berujung pamer harta itu, seseorang datang dan menepuk pundak Aeris. Aeris hampir saja jantungan melihat sosok yang sangat dikenalnya.
"Ini istri bos besar satu lagi, baru saja datang." Karen berdiri, dan memberikan bangkunya untuk wanita yang baru saja datang itu.
"Sandra.. dari mana saja kamu? Kenapa jarang terlihat?" sapa Karen ramah.
"Biasalah, Michael mengajak aku liburan ke pulau prib…
Happy Ending?
S2-Sosialita
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments