Seminggu lalu.
Pak Herman masuk ke ruangan Reno secara paksa. Dia sampai harus berdebat dengan satpam karena Reno tidak mengijinkan nya masuk. Setelah berjuang keras selama satu jam, akhirnya dia sampai di ruangan Reno. Reno hanya melirik tak senang pada si Pak Raden alias pengacara keluarganya yang sudah 1 bulan ini meneror Reno. Reno membenarkan posisi duduknya ketika melihat Pak Herman datang.
“Susah sekali ya hanya untuk bicara pada seoarang Reno Tan.”
“Langsung saja ke intinya.” Pak Herman duduk di depan Reno, lalu menyerahkan berkas di tangannya.
“Ini surat wasiat ayah anda. Anda perlu baca ini.”
Reno tampak tidak tertarik dengan surat itu. Baginya keluarga Tan adalah bencana. Semua penuh kepalsuan. Mereka hanya senang kekuasaan dan uang. Reno bahkan tidak tau apa saja yang ayahnya miliki.
“Ren, saya mohon.. papa mu adalah teman saya. Dan kamu sudah saya anggap sebagai anak sendiri.” Pinta Pak Herman memelas. Dari taun ke taun pak Herman memang rutin mengunjungi Reno. Dia juga melihat kesehatan Pak Herman semakin memburuk. Reno berpikir sejenak, lalu memberanikan diri untuk membacanya.
Dia membaca kata per kata dengan seksama. Pak Herman juga menyerahkan daftar aset yang di miliki oleh ayah Reno. Dari banyak rangkaian kata-kata, mata Reno hanya terpaku pada satu kalimat.
Harus menikah dengan Ericka.
“Surat macam apa ini.” Reno mengembalikan semua surat nya pada Pak Herman.
“Reno, ini pesan papa kamu.” Lanjut Pak Herman.
“Sama saja om.. papa sudah ga ada, jadi mau Reno penuhi atau enggak, dia ga akan tau.”
“Ren,, tapi semuanya terancam habis oleh para sepupu kamu.”
Reno tidak bergeming. Baginya surat ini tidak masuk akal. Mana ada orang tua yang menjodohkan anaknya di usia 3 tahun. Dan soal harta keluarga Tan, Reno benar-benar tidak ingin ambil pusing.
“Om, maaf, aku sakit kepala, om pulang dulu saja.” Usir Reno secara halus.
“Oke,, tapi pikirkan lagi Reno.. kenapa Papa kamu bisa bikin ini meskipun kamu masih kecil. Pasti ada alasannya.” Ucap Om Herman sebelum…
Happy Ending?
Surat Perjanjian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments