Mengetahui fakta bahwa Reno sakit membuat Aeris tidak bisa fokus di tempat kerja. Tiffany yang sejak tadi memperhatikan Aeris sampai bingung kenapa sahabatnya terlihat galau.
“Kamu kenapa sih?” Tanya Tiff yang sudah tidak sabar lagi melihat tingkah Aeris.
“Gak pa-pa..”
Tiffany memperhatikan wajah Aeris lebih dekat. Dia tau Aeris sedang berbohong. Kantung mata Aeris juga terlihat jelas seperti orang yang habis di pukul.
“Kamu masih anggep aku sahabat? Apa yang kamu sembunyiin.”
“Astaga beb.. Gue di sini paling deket sama lo.”
“Ya udah cerita..”
Aeris membenarkan posisi duduknya. Dia menatap Tiffany dalam-dalam. Masalah dalam hidupnya akhir-akhir ini sangat rumit dan Aeris pun tidak bisa bercerita tentang Bobby kepada Tiffany. Meskipun mereka sahabat yang baik, tapi Aeris tau Tiffany lebih bahaya dari lambe turah.
“Gue lagi mikirin Reno.”
“WHaAAT?” Pekik Tiffany. Sebagian karyawan lain menoleh ke arah mereka.
“Jadi, si Sandra bentar lagi nikah.Gue nawarin diri untuk nemeniin dia.”
“Wah, bagus si.. akhirnya lo ada kemajuan.” Puji Tiffany senang.
"Masalahnya, Reno itu anak angkat Dimas Sebastian."
“WHAAAT?”
Aeris segera membekap mulut Tiffany. Memang Tiffany suaranya jauh melebihi toa. Ini karena mereka biasa untuk berteriak-teriak.
Aeris menarik nafas panjang menyadari kebodohannya. Seharusnya dia tidak bercerita pada Tiffany.
Tiffany baru sadar sekarang, kenapa Reno bisa duduk bersama dengan Dimas waktu acara aniv nya. Reno juga berfoto bersama setelah tamu-tamu sudah mulai pulang.
"Aeris, lo pinter banget sih cari pacar." puji Tiff setelah mulai tenang.
"Pacar apaan sih.. kita itu temen.."
“Tapi lo suka sama Reno kan?” Ucap Tiffany dengan nada yang manja.
“Gue kan memang dari dulu baperan.”
Tiffany mengangguk pelan. Aeris memang tipe orang yang sangat mudah tertarik dengan lawan jenis. Apalagi kalau sudah di perhatikan, Aeris langsung menaruh harapan yang besar untuk pria itu. Tapi nyatanya, Aeris sudah lama menjomblo. Dia tidak pernah terlihat jalan bersama pria. Da…
Happy Ending?
Perasaan Aeris
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments