Devan meninggalkan lobi apartemen Rachel saat gadis itu sudah turun. Ia merasa ada yang hilang dalam dirinya setelah mengantar pulang Rachel. Begitu juga yang dirasakan Rachel, gadis itu tiba-tiba merasa sedih saat mobil Devan berlalu dari hadapannya.
"Ada apa denganku? mengapa tiba-tiba hatiku terasa sedih?" gumam Rachel lirih saat memasuki pintu lift.
Benda kotak itu membawa Rachel ke lantai unit kamarnya. Saat pintu lift terbuka, ia harus bertemu dengan Rio yang baru saja dari kamarnya. Untungnya Rio masuk ke lift yang sebelahnya dan tidak melihat Rachel.
"Alhamdulillah, syukurlah. Aku malas banget berurusan dengan artis itu."
Rachel berjalan cepat menuju kamarnya. Saat membuka pintu kamarnya, Mia dan Weni menyambut kedatangan Rachel.
"Sepertinya ada bau aroma rujak nih."
"Ayo gabung Rachel! Tapi harus ceritakan dulu pengalamanmu merias nyonya Alisa, ibu dari si tampan Devan." Ucap Weni.
"Lho. Ko kalian bisa kenal tuan Devan?"
"Ya pasti kenal dong. Siapa itu Devan. Seorang pengusaha tajir melintir namun berwajah datar tanpa senyum itu." Ucap Mia.
"Astaga kalian ini. Dari artis sampai konglomerat tahu semua." Ucap Rachel sambil mengunyah buah mangga yang terasa asam.
"Tapi sayang. Satupun nggak ada yang nyangkut sama kita." Keluh Weni.
Ketiganya terkekeh bersama. Ya, kita itu harus realistis. Jangan pernah berkhayal terlalu tinggi. Jatuhnya sakit. Mending kita mikirin cowok kita paling bantar dapat pemilik konter ponsel." Celetuk Rachel.
"Cih. Seleramu terlalu rendah Rachel. Kenapa nggak sekalian pengusaha Devan. Tapi, ngomong-ngomong kamu ketemu nggak itu sih tampan?"
"Justru dia tadi yang mengantar aku pulang." Ujar Rachel.
"Apaaaa...?" sentak Mia dan Weni kompak.
"Cih. Kalian mau paduan suara saja. Biasa saja lagi. Malaikat juga bukan." Ucap Rachel.
"Ya ampun Rachel. Kenapa nggak diajak mampir. Basa-basi ke."
"Nggak ah. Aku tidak mau seperti perempuan murahan. Kecuali dia yang mau menawarkan diri mau ke sini, baru aku terima."
"Ah, kamu payah. Entar kamu…
Ayah, Aku Ingin Pulang
9. Masih Gengsi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments
Wicih Rasmita
awas jantungmu copot Devan liat Rachel yang chantik jelita😍😍😁
2023-04-15
1