Melihat kedatangan Rachel yang melewati rumah mereka, membuat para tetangganya menyapa Rachel yang sudah dua hari ini ada di rumahnya.
"Assalamualaikum pak Lukman!" Ibu Nani memanggil pak Lukman yang sedang membuat sangkar burung.
"Waalaikumuslam!" Pak Lukman mengentikan kegiatannya lalu menghampiri ibu Nani dan lima orang ibu lainnya yang tidak lain tetangganya.
"Ada apa Bu?" tanya pak Lukman santun.
"Katanya Rachel pulang kampung. Di mana putrimu itu? bukankah dua sekarang sudah jadi dokter?" tanya ibu Lilis.
"Silahkan masuk dulu. Rachelnya ada di di kamar. Saya panggil dulu," ucap pak Lukman.
Ibu-ibu itu mengambil tempat duduk mereka masing-masing di kursi bahan jati itu." Rachel benar-benar hebat. Ia bisa menaklukkan kota Jakarta dengan keterampilan yang dimilikinya hingga bisa meraih cita-citanya," ucap ibu Rima.
"Bukan hanya itu, kabarnya yang saya lihat, Rachel sekarang sudah bertunangan dengan seorang pengusaha kaya dan pria itu sangat tampan," ucap Bu Eni.
"Eh, ada tamu. Apa kabar ibu-ibu!" Sapa Rachel pada ibu-ibu yang seusia ibunya jika Ibunya masih hidup. Rachel menyalami mereka bergantian.
"Masya Allah Rachel. Kamu makin cantik nak. Kulitmu makin kinclong. Kamu malah pantas jadi artis," puji Bu Nani sambil mengelus pipi Rachel yang sangat lembut.
"Terimakasih Bu Nani. Saya harus mengurus diri saya kalau saya menjadi perias wajah orang lain karena orang akan menilai kita berdasarkan penampilan saat mereka ingin menggunakan jasa saya," ucap Rachel.
"Iya benar juga. Sekarang kamu sudah menjadi seorang dokter dan akan menikah dengan seorang pengusaha tampan. Kata Yuni, Putri saya. Apakah itu benar Rachel?" selidik ibu Rima.
"Insya Allah Bu. Sebelum dia belum melamarku pada ayah, aku tidak bisa menganggapnya sebagai suami," ucap Rachel.
"Benar juga. Prinsipmu sangat kuat Rachel. Untuk apa ngaku-ngaku punya calon suami kalau prianya belum datang melamarmu," timpal ibu Eni.
"Sebentar ya Bu aku buatkan minuman dulu," ucap Rachel yang langsung ke dapur…
Ayah, Aku Ingin Pulang
21. Sambutan Warga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments