Zoeya menatap kesal pria yang sedang merebahkan kepalanya itu di pangkuannya. Rafael tiba-tiba sekali ingin dimanja olehnya, ia meminta Zoeya untuk mengelus kepalanya atau mau dijambak juga tidak apa-apa. Lumayan meringankan pusing perjalanan tadi katanya.
Gadis itu tidak habis pikir, pria ini sebenarnya kenapa? Zoeya bertanya-tanya dalam hati apakah Rafael memiliki kepribadian ganda. Sebentar-sebentar pria ini membencinya kemudian bersikap manja seperti ini seakan tidak terjadi apa-apa.
"Ayo Zoey jambak kepalaku" pintanya seperti anak kecil yang tidak sabar. Bukannya menuruti perintah Rafael, Zoeya malah menyingkirkan kepala suaminya itu dari pangkuannya.
"Lho?? kau mau kemana?" tanya Rafael saat melihat istrinya itu bangkit dari ranjang dan meninggalkannya.
"Zoey, hey!" panggilnya tapi tak digubris oleh sang istri. Zoeya berjalan ke arah balkon dan berpegang pada pagarnya. Gadis itu menatap langit dengan sorot mata sendunya.
Perasaan hampa dan kehilangan kembali menyelimuti relung hatinya. Sedamai atau setentram apapun tempat ini tetap saja perasaan sedihnya itu tidak bisa dalam sekejap mata menghilang.
Ada rasa bersalah dan menyesal yang teramat dalam. Mengapa dirinya dulu tidak menghabiskan banyak waktu dengan sang Ibunda, mengapa dirinya tidak bisa menyelamatkan Roma saat itu. Mengapa? mengapa? dan mengapa?
Dalam kepala Zoeya dikelilingi pertanyaan yang tidak akan pernah mendapatkan jawaban. Gadis itu hanya bisa memejamkan matanya, merasakan betapa nikmatnya rasa sesak di hatinya.
"Apa yang kau lakukan di sini" ucap suara berat Rafael tepat di belakangnya.
"Apa kau tidak lelah? tidak mau istirahat dulu?" tanyanya di samping telinga Zoeya, kini sudah tidak ada jarak antara keduanya.
Rafael menaruh dagunya di pundak Zoeya dengan santainya, ia juga mulai melingkarkan tangannya di perut Zoeya. Dalam hati gadis itu tentu saja kaget bukan main, kenapa pria ini tiba-tiba melakukan skinship dengannya. Bukankah Rafael membencinya?
"Zoeya sejak tadi kau tidak bicara satu…
Zoeyael [between love and death]
•Chap 40 [Gara-gara kecoak]
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments