•Chap 47 [Tamu jailangkung]

"Ael~ kami dataaang yuhuuu" teriak Lais sambil menekan bel vila beberapa kali tanpa henti. Rupanya Lais dan Meghan datang berkunjung pagi-pagi karena perintah Hansel. Entah bagaimana ceritanya Lais jadi ikut terlibat. Lais cengar-cengir saja menatap Meghan yang tengah canggung itu, sesekali ia juga mengerlingkan matanya genit.

"AEEEL MAIN YUUU" teriaknya lagi seperti anak kecil yang mengajak main temannya.

"Sepertinya tuan dan nona masih belum bangun, kita tunggu saja di mobil"

"Haiss jangan, tunggu sebentar " Pria itu menarik tangan Meghan agar ia tidak kembali ke mobil, Lais melirik ke arah jendela atas lalu ia menyipitkan matanya karena tadi sepertinya ia melihat seseorang tengah mengintip dibalik tirai.

"Wah tak betul anak ini, WOI PEKOK JANGAN PURA-PURA TAK DENGAR. BUKAKAN PINTUNYA WOII" pekik Lais lantang bak habis menelan sebuah toa. Bahkan Meghan sendiri menyumpal telinganya dengan jari telunjuknya.

Benar saja yang mengintip tadi ialah Rafael yang baru saja terbangun dari tidur lelapnya. Ia mengucek-ngucek matanya yang masih terdapat belek di sana.

"Hais Lais brengsek itu mau apa kemari, mengganggu pagi hariku saja" gumamnya pelan. Zoeya yang merasakan suara bising itu ikut terbangun juga, ia mulai membuka matanya dan menggeliat.

"Ah.. kau jadi terbangun ya. Maaf" ujar Rafael dengan suara serak khas bangun tidur. Zoeya mengangguk kecil menanggapinya, ia pun turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi.

"WOI RAFAEL BUKA PINTU JANGAN PURA-PURA TAK DENGAR, BUDEG BETULAN TAU RASA KAU" pekik Lais kembali, Zoeya berbalik menoleh kearah Rafael dengan wajah bingung. Ia baru sadar rupanya yang bising sedaritadi bukanlah Rafael melainkan suara pria dari arah luar.

"I-itu.." gadis itu ingin mengatakan sesuatu namun Rafael langsung membungkam mulut Zoeya. Melihat tingkah suaminya seperti ini tentu saja Zoeya jadi kebingungan.

"Jangan bersuara, biarkan saja dia" ucap Rafael pelan.

"Kenaoaa nyangan?(kenapa jangan)" Tanyanya dengan mulut yang masih terbungkam. Lant…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 •Chap 1 [Awal mula sebuah hubungan]
2 •Chap 2 [Permen karet di rambutnya]
3 •Chap 3 [Lem perekat di bokongnya]
4 •Chap 4 [Keharmonisan dua keluarga]
5 •Chap 5 [Pelarian dari para penculik]
6 •Chap 6 [Aku akan pergi]
7 •Chap 7 [Janji kelingking untuk pertemanan]
8 •Chap 8 [Dua insan yang telah bertumbuh]
9 •Chap 9 [Kita bertemu kembali]
10 •Chap 10 [Pegangan bukan memelukku]
11 •Chap 11 [Sandiwara berujung amarah]
12 •Chap 12 [Membujuknya]
13 •Chap 13 [Dia memiliki kekasih]
14 •Chap 14 [Penyakit Ibuku]
15 •Chap 15 [Masa kelam kakak beradik]
16 •Chap 16 [Zoeya salah kamar,Rafael uring-uringan]
17 •Chap 17 [Tamu ilegal]
18 •Chap 18 [Ada maksud tersembunyi]
19 •Chap 19 [Air sungai yang memelukku]
20 •Chap 20 [Ibu Roma yang kritis]
21 •Chap 21 [Gendong ala bridal style]
22 •Chap 22 [Tak sengaja bertemu]
23 •Chap 23 [Permintaan dari sang Ibu]
24 •Chap 24 [Curhat setelah putus]
25 •Chap 25 [Janji pertemanan kedua kalinya]
26 •Chap 26 [Ingkar janji]
27 •Chap 27 [Hari mengucap janji suci]
28 •Chap 28 [Apakah dia memaafkanku?]
29 •Chap 29 [Kau tak akan pernah bisa menjadi istri bagiku]
30 •Chap 30 [Kejujuran Tama membangkitkan amarah]
31 •Chap 31 [Bumbu spesial dalam makananmu]
32 •Chap 32 [Pasutri muda & paruh baya]
33 •Chap 33 [Kalian semua mengkhianatiku]
34 •Chap 34 [Surat phk]
35 •Chap 35 [Lais kecewa berat]
36 •Chap 36 [Perdebatan sehari-hari]
37 •Chap 37 [Api merenggut nyawa]
38 •Chap 38 [Aku menyerah]
39 •Chap 39 [Hukuman untuk sang pelaku]
40 •Chap 40 [Gara-gara kecoak]
41 •Chap 41 [Masakan siapa yang lebih enak?]
42 •Chap 42 [Sore hari bersamamu]
43 •Chap 43 [Kenapa telingamu memerah?]
44 •Chap 44 [Itu ular bukan suamimu]
45 •Chap 45 [Pelaku sebenarnya]
46 •Chap 46 [Mimpi]
47 •Chap 47 [Tamu jailangkung]
48 •Chap 48 [Cerai?]
49 • Chap 49 [Tak rela]
50 •Chap 50 [Kata terakhir] End S1
Episodes

Updated 50 Episodes

1
•Chap 1 [Awal mula sebuah hubungan]
2
•Chap 2 [Permen karet di rambutnya]
3
•Chap 3 [Lem perekat di bokongnya]
4
•Chap 4 [Keharmonisan dua keluarga]
5
•Chap 5 [Pelarian dari para penculik]
6
•Chap 6 [Aku akan pergi]
7
•Chap 7 [Janji kelingking untuk pertemanan]
8
•Chap 8 [Dua insan yang telah bertumbuh]
9
•Chap 9 [Kita bertemu kembali]
10
•Chap 10 [Pegangan bukan memelukku]
11
•Chap 11 [Sandiwara berujung amarah]
12
•Chap 12 [Membujuknya]
13
•Chap 13 [Dia memiliki kekasih]
14
•Chap 14 [Penyakit Ibuku]
15
•Chap 15 [Masa kelam kakak beradik]
16
•Chap 16 [Zoeya salah kamar,Rafael uring-uringan]
17
•Chap 17 [Tamu ilegal]
18
•Chap 18 [Ada maksud tersembunyi]
19
•Chap 19 [Air sungai yang memelukku]
20
•Chap 20 [Ibu Roma yang kritis]
21
•Chap 21 [Gendong ala bridal style]
22
•Chap 22 [Tak sengaja bertemu]
23
•Chap 23 [Permintaan dari sang Ibu]
24
•Chap 24 [Curhat setelah putus]
25
•Chap 25 [Janji pertemanan kedua kalinya]
26
•Chap 26 [Ingkar janji]
27
•Chap 27 [Hari mengucap janji suci]
28
•Chap 28 [Apakah dia memaafkanku?]
29
•Chap 29 [Kau tak akan pernah bisa menjadi istri bagiku]
30
•Chap 30 [Kejujuran Tama membangkitkan amarah]
31
•Chap 31 [Bumbu spesial dalam makananmu]
32
•Chap 32 [Pasutri muda & paruh baya]
33
•Chap 33 [Kalian semua mengkhianatiku]
34
•Chap 34 [Surat phk]
35
•Chap 35 [Lais kecewa berat]
36
•Chap 36 [Perdebatan sehari-hari]
37
•Chap 37 [Api merenggut nyawa]
38
•Chap 38 [Aku menyerah]
39
•Chap 39 [Hukuman untuk sang pelaku]
40
•Chap 40 [Gara-gara kecoak]
41
•Chap 41 [Masakan siapa yang lebih enak?]
42
•Chap 42 [Sore hari bersamamu]
43
•Chap 43 [Kenapa telingamu memerah?]
44
•Chap 44 [Itu ular bukan suamimu]
45
•Chap 45 [Pelaku sebenarnya]
46
•Chap 46 [Mimpi]
47
•Chap 47 [Tamu jailangkung]
48
•Chap 48 [Cerai?]
49
• Chap 49 [Tak rela]
50
•Chap 50 [Kata terakhir] End S1

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!