Waktu silih berganti, pertengkaran mereka di siang hari tadi mungkin akan dilanjutkan di malam hari. Sore hari ini mereka berdua saling diam, tak membuat keributan ataupun berselisih karena masalah kecil. Sore hari yang damai bagi Zoeya.
Bahkan yang biasanya mereka berdua berebutan kamar mandi, sekarang tidak. Entah mengapa Rafael memilih mandi di bawah saja dan mengalah. Zoeya pun sangat diuntungkan karenanya, ia tidak tahu saja Rafael mandi di bawah sana memiliki niat tersembunyi.
Ia tidak tahan dengan wanginya masakan Zoeya yang menggugah selera. Jadi selepas mandi Rafael berniat untuk diam-diam memakan makanan tersebut tanpa sepengetahuan Zoeya sebab gengsinya yang begitu tinggi, setinggi ujungnya menara Eiffel.
Beberapa menit berlalu, kini Rafael sudah rapih dengan pakaian santainya. Sebelum ke ruang makan ia celingukan seperti seorang pencuri. Meskipun memang benar ia akan mencuri. Ia bahkan sudah mengambil piring untuk menampung makanan lezat buatan istrinya.
Tapi karena Rafael takut ketahuan ia pun hanya mengambil sedikit daging dan sayurannya. Zoeya yang ingin mengambil air minum di kulkas tanpa sengaja jadi memergoki Rafael yang diam-diam mencuri makanannya. Ia bersembunyi dibalik tembok dan menertawakan tingkah Rafael yang nampak waspada dan terburu-buru.
Setelah ia rasa cukup, Rafael pergi ke dapur untuk memakan makanannya karena ruang makan terlalu terbuka baginya. Jadi lebih aman ia makan di dapur saja pikir Rafael. Baru saja ia membuka mulutnya lebar-lebar untuk memasukkan makanan tersebut, Rafael langsung membeku kala mendengar suara wanita di belakangnya.
"Lebih enak dimakan pakai sambalnya" ujar suara itu yang sudah ada di belakang Rafael, sambil memegang mangkuk kecil di tangan kanannya. Zoeya mulai menghampiri sang suami.
"Aku tidak memakan makananmu" sahut Rafael membuang wajahnya dan agak menjauhkan piring yang ia pegang. Gadis itu tersenyum tipis melihat perilaku pria di hadapannya ini yang masih saja mengelak dan tak mau mengaku. Padahal buk…
Zoeyael [between love and death]
•Chap 42 [Sore hari bersamamu]
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments