Setelah berbincang dengan keluarga pasien VIP, Dokter Zen keluar di ikuti oleh Pamela. Ada rasa senang yang di rasakan Pamela, melihat tindakam Dokter Zen yang sangat adil terhadapnya.
"Dok, kenapa Dokter mengatakan jika aku adalah dokter yang menanganinya, aku hanya Dokter magang yang tidak mempunyai skill sepertimu, kau dengan mudah memberikanku pasien VIP. Ini sangat jarang terjadi Dok," ucap Pamela sambil mengikuti langkah Dokter Zen.
"Apa harud aku jelaskan secara detail, tentang hak pasien dan hak seorang dokter? Aku rasa kau sudah tau jawabannya," jelas Dokter Zen saat menunggu lift terbuka, ia melihat Dokter Arif selaku direktur rumah sakit.
Dokter Zen langsung menatap diam kehadiran Dokter Arif, mereka akhirnya membahas tentang pasien VIP dan pasien operasi tanpa pindai CT.
"Apa kau sudah gila Dokter Zen?" tanya Dokter Arif.
"Apa maksudmu?" jawab Dokter Zen.
"Kau memberikan tanggung jawab pasien VIP, kepada dokter magang yang baru beberap hari bekerja, dan kau sudah melanggar kode etik karena mengoprasi pasien tanpa pindai CT, apa kau sudah gila! Bagaimana jika pasien mengalami komplikasi lainnya, dan tewas di meja operasi! Kau jangan menurunkan popularitas rumah sakit ini! Aku peringatkan sekali lagi, jangan lakukan itu atau nasibmu akan sama seperti Dokter Pau," jelas Dokter Arif.
Dokter Zen menatap pria berada di samping Dokter Arif, dia adalah Dokter Anton. Tatapan itu penuh arti, hingga membuat Dokter Anton merasa canggung dan tidak nyaman.
"Boleh kuperjelas?" tanya Dokter Zen.
Dokter Arif menganggukan kepalanya.
"Ikuti aku," ajak Dokter Zen.
Mereka mengikuti kemana Dokter Zen melangkah, sampai akhirnya meraka sampai di ruangan Dokter Zen.
Dokter Zen menyalakan komputernya, ia memperlihatkan pindai CT pasien yang di gosipkan melakukan operasi tanpa pindai CT.
"Sebelum melakukan operasi, kita mengecek terlebih dahulu keseluruhan kondisi pasien, pasien mengalami cedera dibagian otak, dan ternyata pasien mengindap penyakit kanker otak. Kami hanya membuang…
Dokter Or Disk Jokey
Flashdisk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments