Pamela, mencari keberadaan pintu itu, tetapi tak kunjung menemukannya, membuatnya merasa kesal dan putus aja.
Pamela melirik tajam ke arah Luis. "Aku rasa, dia sedang mengerjaiku. Awas kau ya," gumamnya dalam hati.
"Dimana pintunya! Aku tidak melihat apapun disini," ucap Pamela.
Luis yang sedang menikmati keheningan malam, merasa terganggu dengan suara Pamela. Membuatnya langsung terbangun dan menatap tajam Pamela.
Pamela yang merasa ditatap tajam oleh Luis, langsung menatap balik Luis.
Luis langsung bangkit dari rebahannya dan berjalan mendekati Pamela.
Luis mendorong tembok samping televisi itu.
Pamela yang melihat langsung terbengong, ia mengira itu adalah tembok, ternyata itu pintu yang sengaja diukir mirip tembok.
Setelah membuka pintu kamar pribadinya, ia kembali ke sofa dan merebahkan tubuhnya.
Pamela masih terkagum dengan suasana kamar yang sanga unik.
"Wah, kamar yang keren. Pintunya pun keren, aku hampir saja tidak memperhatikan pintu ini, ku pikir pintu ini adalah tembok," kagum Pamela.
Pamela masuk kedalam kamar itu, ia melihat ranjang yang tidak terlalu besar, tapi telihat sangat empuk, membuatnya langsung merebahkan tubuhnya.
"Astaga, ini nyaman sekali," ucap Pamela.
Pamela sangat menikmati kasur yang begitu empuk, membuatnya terpejam dengan cepat.
Manstion milik Bramasta.
"Pamela harus segera hamil, agar seluruh harga keluarga Hanji akan segera jatuh ketangan anak kita," ucap Bramasta.
"Aku harap begitu, agar keluarga kita tidak akan terkalahkan, aku bisa memberitahu semua temanku, jika Pamela menjadi Nyonya Luis, pengusaha terkaya di nusantara," sahut Sherlin.
Mereka berbincang sambil menyantap makan siang, semua percakapan Bramasta dan sang istri, didengar oleh Citra, membuatnya langsung tidak berselera makan.
'Sejahat, ini kah. Orang tuaku? Mereka semua terlalu mementingkan harta, harta yang tidak akan dibawa mati,' gumam Citra.
Citra langsung meletakan sendoknya dan segera minum sebanyak mungkin. Tingkah Citra terlihat sangat aneh, membuat Sherlin…
Dokter Or Disk Jokey
Mati lampu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments