Di Rumah Sakit Utama Medika sedang gempar, karena hilangnya berita Pamela begitu saja, bak di telan bumi. Semua orang merasa penasaran dan memeriksa ponselnya masing-masing, tetapi tidak satu pun dari mereka yang menemukan berita tentang Pamela.
Berita itu sudah tidak bisa di akses lagi, semuanya di blok oleh orang suruhan Bramasta.
....
Perlahan mata panda itu terbuka secara perlahan, pandangan itu membuatnya sangat asing.
"Aku di mana?" tanya Citra dengan nada yang lemah.
Suara itu membuat Bramasta, Sherlin dan Pamela mendekati Citra.
Citra pun bingung melihat kedua orang tuanya ada di ruangan ini, dan Pamela pun bersama mereka.
Citra tersenyum simpul, "Aku di mana?" tanyanya memegang tangan Sherlin.
"Kau ada di rumah sakit nak," jawab Sherlin.
"Maafkan mama, tidak bisa menjagamu dengan baik," sambungnya.
Pamela mendekati Citra.
"Apa kau mengingat kejadian sebelum kau di bawa ke rumah sakit?" tanya Pamela.
Citra berusaha mengingatnya, tetapi ia tidak dapat mengingat dengan jelas.
"Aku tidak tahu," jawab Citra.
"Apa kau yakin tidak bisa mengingat semuanya?" tanya Pamela sekali lagi.
Citra memaksa untuk terus mengingat, tetapi ia langsung merasakan sakit pada kepalanya, membuatnya tak bisa berfikir lagi.
"Baiklah, lupakan saja, keadaanmu belom pulih, jadi beristirahat lah," ucap Pamela.
Pamela keluar dari ruangan Citra dirawat, tetapi Bramastan mencegahnya untuk keluar.
"Mau kemana kamu?" tanya Bramasta.
Pamela menoleh ke arah Bramasta, ia langsung menjelaskan niatnya keluar ruangan.
"Aku harus memberitahu Dokter Boy," jawab Pamela.
Bramasta langsung menganggukan kapalanya, membuat Inka langsung keluar ruangan, ia berjalan mencari keberadaan Dokter Boy.
Saat itu Dokter Boy sedang berbicara dengan keluarga pasien, ia melihat Pamela sudah berdiri di ujung lorong rumah sakit.
Pamela langsung mendekatinya.
"Ada apa?" tanya Dokter Boy.
"Adikku sudab sadar Dok, tapi ... di sempat tidak bisa mengenali semuanya, apa itu berdampak pada sarafnya, saat tekanan darahnya terlalu…
Dokter Or Disk Jokey
Terhempas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments