Luis akhirnya terbangun, karena mendapati ponselnya yang terus berdering. Membuatnya langsung meraba-raba, mencari keberadaan ponselnya.
Luis : "Ada apa?"
Mendapati berita yang tidak enak. Luis yang merasa masih mengantuk pun akhrinya melebarkan matanya dan langsung bangun.
Luis : "Baiklah, aku akan segera kesana."
Luis menutup telpon itu dan mencari keberadaan Pamela, ia langsung menatap sofa karena melihat bekas makanan yang berserakan diatas meja.
"Jadi semalam aku tidak bermimpi? Aku mencium bau ramen ini? Astaga ... dia wanita yang jorok," ucap Luis.
Pamela masih memejamkan matanya, tiba-tiba langsung terbangun saat Luis menepuk tangannya di telinga Pamela.
Pamela merasa kaget dan langsung bangun, jantungnya berdetak tak menentu, membuatnya terdiam.
Luis yang melihat Pamela merasa kaget, langsung tertawa. Karena baginya tingkah Pamela sangat lucu.
"Kau!" seru Pamela.
"Lihatlah wajahmu seperti marmut, apa kau kaget?" tanyaku.
"Kenapa kau membangunkanku seperti ini! Hah! Bagaimana jika aku terkena serangan jantung, akan aku tuntut kau sampai akhirat," jawab Pamela.
"Kita harus pergi sekarang, Kakek masuk ICU," ucap Luis.
"Apa! Dari mana kau tahu?" tanya Pamela.
"Pak Adit menelponku, sekarang dia ada dirumah sakit," jawab Luis.
Mereka berdua bergegas siap-siap keluar dari hotel dan langsung pergi menuju rumah sakit.
Di dalam perjalanan, Pamela menatap Luis yang sedang menyetir dengan serius.
Samapailah mereka di Rumah Sakit Radom Medika, Pamela dan Luis langsung menuju ruang ICU, di mana sudah ada Pak Adit dan Dokter Boy.
"Bagaimana kondisi Kakek?" tanya Luis dengan sangat khawatir.
"Paru-parunya membengkak, kanker hati sudah menyebar sampai ke paru-paru. Kondisi Pimpinan semakin lemah, aku rasa kita tidak bisa melakukan apapun selain memasang alat-alat medis saja," jawab Dokter Boy.
"Ada yang Dokter katakan? Apa Dokter akan mengatakan jika Kakekku akan tiada?" tanya Luis.
Dokter Boy yang melihat amarah Luis hanya terdiam, ia langsung berjalan menuju meja ruangan…
Dokter Or Disk Jokey
Kemarahan Luis
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments