Saat mengetahui pasien itu henti jantung, Pamela langsung menekan tombol merah, tak lama perawat dan Dokter Anton datang menghampiri Pamela.
"Lakukan RJP, ambil alat pacu jantung!" perintah Pamela.
Perawat itu hanya terdiam, tidak mengikuti perintah Pamela, membuat Pamela yang sedang melakulan RJP, langsung menoleh.
"Kenapa kalian diam, cepat ambil alat pacu jantung!" perintah Pamela.
Dokter Anton langsung mendekati Pamela.
"Kau pikir siapa, menyuruh perawat sini untuk mengambilkan alat medis?" tanya Dokter Anton.
Pamela langsung berhenti, ia membiarkan pasien dalam keadaan sekarat.
"Apa kalian akan membiarkan pasien itu mati begitu saja, hah!" jawab Pamela menatap tajam Anton.
"Apa kau akan diam saja di situ, melihat pasienmu dalam kondisi kritis! Kau Dokter bukan? Atau hanya gelarnya saja?" ucap Pamela membuat semua orang yang ada di dalam ruang UGD menatap ke arah Pamela.
Melihat ada kegaduhan antara Dokter Anton dengan Dokter Pamela, Perawat Isni langsung menghubungi Dokter Zen untuk segera datang ke UGD.
Dokter Zen langsung datang ke ruang UGD, ia menemui Perawat Isni.
"Di mana kegaduhan itu?" tanya dokter Zen.
Perawat Isni langsung menunjuk ke arah ranjang yang ada di ujung.
Dokter Zen langsung menghampiri mereka berdua.
"Ada apa ini?" tanya Dokter Zen.
Pamela menoleh ke arah sumber suara.
"Pasien itu mengalami henti jantung, tapi mereka tidak ada yang membantuku untuk menyelamatkan pasien itu," ucap Pamela.
Dokter Zen, melihat pasien yang terbaring lemah tak bernyawa, ia di nyatakan meninggal dunia.
"Kematiannya pukul 11.00 siang," ucap Dokter Zen.
Pamela merasa gagal menolong pasien itu, iq langsung duduk di lantai, tatapannya kosong.
"Kapan pasien itu datang?" tanya Dokter Zen.
"Sekitar 40 menit yang lalu," jawab Dokter Anton.
Dokter Zen melihat Pamela yang masih sangat syok karena satu orang telah meninggal di tangannya.
Pamela menatap tajam Dokter Anton dengan penuh amarah, dan ia langsung bangkit berdiri. Mendekati Dokter Anton.
Pamela memukul kepala Dok…
Dokter Or Disk Jokey
Korban perdagangan anak.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments
azzalea
Dr.Anton kok gak dapat SP sih karena sudah lalali?
2023-06-12
0