Ketika Pamela sedang dibisiki oleh Perawat Isni, tiba-tiba ada yang menguping pembicaran mereka, dengan entengnya Dokter Zen menyauti bisikan itu dengan lantang.
"Benarkan! Kenapa tidak kau larang saja mereka masuk ke dalam ruang UGD," ucap Dokter Zen.
Pemala, Perawat Isni dan Amel, langsung menoleh ke arah sumber suara. Mereka sangat terkejut ketika ada seseorang yang menyautin ucapan Perawat Isni.
Mereka menatap Dokter Zen dengan tatapan kaget.
"Dokter Zen!"
Suara itu terdengar sangat kompak, menatap Dokter Zen yang masih melanjutkan ceritanya.
Pamela langsung menjauh dari hadapan Dokter Zen.
"Bukankah Dokter sedang berbincang dengan anggota militer itu," tanya Perawat Amel.
"Aku hanya mengantarkan mereka ke ruang operasi," jawab Dokter Zen.
"Memangnya dia siapa Dok? Terlihat sangat seram," tanya Perawat Isni.
Amel langsung menepuk punggun Perawat Isni.
"Dia atasnya, benarkan Dok?" sahut Perawat Amel.
"Kalian ini sok tahu, coba biarkan Dokter Zen yang menjelaskan sendiri," sahut Pamela.
Dokter Zen hanya berdiam diri, melihat mereka yang sibuk ngomong sendiri.
"Dok, kapan kau akan menjelaskan semuanya, kita penasaran," tanya Perawat Isni.
tiba-tiba ponsel Dokter Zen berdering, membuat Dokter Zen memeriksanya. Ia mendapat pesan dari salah satu petugas bencana alam, tak lama membaca pesan, Dokter Zen langsung menatap mereka semua.
"Ada apa Dok?" tanya Pamela.
"Ada korban penyekapan yang berhasil melarikan diri, dia langsung meminta petugas bencana alam untuk membawanya ke rumah sakit, mereka sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit ini," jawab Dokter Zen.
"Kau Perawat Isni siapkan kasa, larutan garam dan bad," perintah Dokter Zen.
"Kenapa dia malah menghubungi petugas bencana alam?" tanya Perawat Isni.
"Akses untuk melapor ke kantor polisi sangat jauh, jadi hanya ada petugas bencana alam yang dekat dari lokasi dia diskap," jawab Dokter Zen.
"Dan kau Pamela, bersiap untuk menyambut pasien dateng, dia mengalami fraktur (patah) tulang di bagian pergelangan tangannya,…
Dokter Or Disk Jokey
Patah tulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 116 Episodes
Comments