Berdansa di pesta pernikahan kaum elitis rasanya sudah seperti tradisi. Maka tentu saja dansa untuk mempelai pria dan wanita juga tidak dilewatkan di acara pernikahan ini.
Suara musik lembut nan romantis mengalun seolah tak ingat akan keributan sebelum pernikahan terjadi. Semua orang berdiri memandangi sepasang pengantin baru yang saling memadu kasih lewat tarian cinta mereka.
Atau setidaknya itu yang terlihat.
"Selamat sudah jadi istriku, Nyonya." Demetrio berbisik di antara dansa romantis mereka. "Nampaknya sekarang kamu bisa tidur nyenyak di pelukanku."
Larisa tersenyum lebar. "Saya menantikan Anda pun 'tidur nyenyak' di pangkuan saya."
Demetrio nampaknya menangkap penekanan di sana. Tapi yah, memangnya orang ini orang normal yang mengerutkan kening saat diancam?
Kalau saat ini misil berencana di luncurkan padanya, mungkin dia masih bakal tersenyum gila.
"Jangan memikirkan kejadian tadi, Larisa."
Demetrio memutar tubuh Larisa untuk membelakanginya, memeluk pinggang kecil itu sambil terus mengikuti ritme dansa.
"Aku yakin wanita itu sedikit gila karena kehilanganku."
"Kamu seharusnya membuat dia sedikit lebih gila lagi agar bunuh diri di depan rumahmu." Larisa membalas sambil tertawa polos. "Dengan begitu akan lebih menarik."
Demetrio menyeringai kecil. Jelas dia menangkap isyarat Larisa bahwa ia tahu semuanya cuma rencana menyebalkan Demetrio.
"Omong-omong, aku mendengar kamu membawa dua pelayan untuk pindah bersamamu di kediamanku. Benarkah?"
"Dan setahuku kamu berkata baiklah."
"Begitulah."
Larisa kembali berputar menghadapkan tubuhnya pada Demetrio yang kini menatap tepat di kedua matanya.
"Tapi," pria itu sedikit membungkuk, "kenapa salah satu dari pelayanmu itu pria?"
*
"Aku tidak menyangka akan memimpikan sesuatu semembosankan ini." Larisa segera menarik lepas jubah tule dari gaunnya sesaat setelah memasuki kamar.
Pesta pernikahan sungguh sebuah tempat membosankan. Penuh kepalsuan, senyum paksa, kebosanan dan hal-hal menjengkelkan.
Setelah dipik…
Balas Dendam Pada Suami Gila
10. Bukan Tuan-Pelayan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments