Leadro tak berhenti meringis dalam mobil yang membawanya.
Aku tidak mau ke sana, gumam pria muda itu memikirkan sekarang ia harus ke lokasi Demetrio dan Larisa berbulan madu.
Entah apa yang sedang terjadi di sana, tapi Leadro takut jika ia harus melihat mayat. Entah mayat Larisa atau mayat Demetrio.
Tapi kalau dipikir-pikir, benarkah Larisa bisa membunuh Demetrio? Leadro sudah bertemu banyak jenis manusia sepanjang hidupnya dan ia bersumpah jika Demetrio itu salah satu yang paling berbahaya.
Larisa bahkan terpecundangi dua tahun lalu. Dalam waktu dua tahun, memangnya dia bisa melukai Demetrio?
Tapi tetap menakutkan, jujur saja. Leadro bergidik memikirkan Larisa datang dengan lilin di tangannya seolah dia penyihir dari dunia lain.
Mobil yang ditumpangi Leadro berhenti, pertanda mereka telah sampai di tempat penginapan. Pria itu keluar, disapa oleh sebuah kediaman kecil yang nampaknya murah.
"Leadro."
Suara Larisa langsung menyapanya.
Leadro diam-diam bingung melihat sang kakak ipar malah bersama pria lain, bukannya Demetrio.
"Di mana kakakku?"
"Sedang bermain dengan anak-anak."
"Anak-anak?"
Larisa menunjuk ke arah Demetrio tertawa bersama anak-anak asing yanh nampaknya penduduk setempat.
"Aku baru tahu Demetrio penyuka anak-anak," ucap Larisa, melipat tangan.
Leadro memerhatikan kakaknya di sana. "Setahuku dia benci anak kecil," gumamnya.
"Yah, anggap saja dia suka." Larisa tersenyum, menepuk bahu Leadro. "Sudah siap?"
Sial. Baik dia dan Demetrio sama-sama menakutkan.
Pada sore hari, sesuai rencana, mereka pergi menunggang unta. Sebagai anak yang sering mengikuti hobi aneh dari kaum elitis, Larisa terbiasa menunggang kuda hingga tak sulit menaiki unta sendirian.
Secara alami, itu menjadi seperti liburan biasa bersama keluarga.
"Jadi kalian hanya berdiam diri di sini sejak datang?" Leadro bertanya tak percaya saat Demetrio berkata mereka tak pernah ke mana-mana. "Bahkan melihat piramida?"
"Kami pergi ke sana saat hafi pertama, lalu setelah itu tidak." Dem…
Balas Dendam Pada Suami Gila
20. Bebaskan Aku!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments
Zaridah Othman
sambungan lagi please
2023-06-06
1