24. Resmi Bekerjasama

Bilal mengangkat alis. "Aku sedikit percaya teh ini beracun."

"Kecuali kamu alergi susu kambing maka ya, itu beracun."

Bilal dibuat tertawa. Sungguh, sejak awal bertemu perempuan ini sudah menarik perhatiannya. Dia tidak kenal takut dan terlihat sangat percaya diri. Bilal bahkan ragu dia wanita sungguhan.

Apa karena dia merasa Bilal akan bersikap baik?

Tapi Bilal menahan rasa penasarannya dulu, menyesap teh susu yang ia tahu tidak beracun itu.

"Kematian lima orangku memang merepotkan. Dan itu bukan bohong mereka ingin kamu membayar setidaknya tiga ratus ekor unta atau tiga ratus miliar dalam mata uang negaramu."

Ya, Bilal sudah cukup tahu tentang siapa wanita ini. Ia mencari tahunya untuk melihat hubungan seperti apa yang dia miliki dengan si Suami Tercintanya itu.

"Aku tidak membayar nyawa pembunuh semahal itu," jawab Larisa apa adanya. "Sejujurnya, aku tidak berniat membayar mahal dan aku percaya kamu bisa memikirkan hal lain selain dari unta."

Bilal mendengkus. "Kalau begitu bagaimana dengan ini? Aku akan ikut denganmu, kembali ke negaramu sampai suamimu berhasil mati. Baru setelah itu aku minta bayaranku."

Larisa mengerutkan kening. "Dengan kata lain kamu mau aku membiarkan kamu, yang memiliki motif dendam ikut denganku sebagai orangku?"

"Ya dan dendamku padamu tentang lima nyawa anak buahku bisa redam jika kamu membiarkanku ikut bermain."

"Seseorang pernah memberitahumu jika kamu bicara omong kosong?" balas Larisa spontan.

Membuat Bilal tertawa geli dan meletakkan cangkir tehnya yang telah kosong. "Kamu harus setuju. Kamu tidak keluar dari negara ini jika menolak. Kami orang barbar yang kasar, asal kamu tahu, Nyonya Muda."

Larisa mau tak mau mengerutkan bibirnya.

Sejujurnya ia tak tahu aoa yang akan diminta oleh orang ini saat Larisa mengundangnya. Namun Larisa cukup percaya bahwa dia akan meminta sesuatu yang masuk akal, selain dari omong kosong lima ratus unta.

Nyawa manusia tentunya mahal. Namun nyawa pembunuh yang dengan kata lain pernah membunuh dan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!